Bupati Subang Dukung Pengembangan Rebana, Siap Dorong Subang Jadi Pusat Industri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengelola Kawasan Rebana Provinsi Jawa Barat mendorong transformasi Subang sebagai pusat industri di kawasan Rebana.

Badan Pengelola Kawasan Rebana Provinsi Jawa Barat mendorong transformasi Subang sebagai pusat industri di kawasan Rebana.

 

DN.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menerima audiensi Badan Pengelola Kawasan Rebana Provinsi Jawa Barat dalam rangka mendorong transformasi Subang sebagai pusat industri di kawasan Rebana.

Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Kamis (9/4/2026).

Pengembangan kawasan Rebana yang mencakup tujuh kawasan industri dan puluhan tenant dinilai menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan investasi, serta memperluas lapangan kerja di Kabupaten Subang.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, menyampaikan bahwa pengelolaan koridor ekonomi Rebana merupakan inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun kawasan metropolitan berbasis perencanaan terintegrasi.

Baca Juga:  Kang Rey Tinjau Infrastruktur di Kecamatan Compreng: Pembangunan Jalan Rusak Harus Tuntas dalam Dua Tahun

“Inovasi ini menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki badan pengelola kawasan metropolitan,” ujarnya. Pada Rabu (8/4).

Ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus dirancang secara terstruktur dan terencana.

“Perkembangan Kabupaten Subang sebagai bagian dari koridor ekonomi masa depan Jawa Barat harus dibangun secara terencana (by design), bukan sekadar mengikuti pertumbuhan yang ada,” jelasnya.

Helmy juga mengungkapkan tingginya minat investor terhadap Kabupaten Subang dibandingkan daerah lain di kawasan Rebana.

“Dari tujuh kabupaten/kota, Subang menjadi wilayah yang paling diminati investor,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pertumbuhan industri.

Baca Juga:  Bupati Indramayu Berikan Apresiasi Kepada Solihin Atas Pemulangan Korban TPPO yang Terjebak di Konplik Thailand dan Myanmar 

“Tenaga kerja harus selaras (link and match) dengan kebutuhan industri, termasuk di Subang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan siap menyukseskan program Rebana,” tuturnya.

Kang Rey menjelaskan bahwa Pemkab Subang terus menjaga kondusivitas wilayah guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan berdampak pada peningkatan kesempatan kerja.

“Kami berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk memastikan kondisi daerah tetap kondusif,” tegasnya.

Baca Juga:  Cabuli 7 Siswi Madrasah, Oknum Guru Ngaji di Pangandaran Ditahan Polisi

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mendukung rantai pasok material proyek strategis nasional (PSN), termasuk percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban sebagai penguat konektivitas kawasan Rebana.

Ia juga berharap Badan Pengelola Kawasan Rebana dapat terus memfasilitasi program peningkatan kualitas SDM guna memenuhi kebutuhan industri, khususnya di Kabupaten Subang.

“Kami berharap Rebana dapat segera berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Subang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subang turut menandatangani deklarasi bersama pengembangan Kawasan Rebana.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru