DN.com – Fenomena menarik di jagat maya. Suasana arus mudik dan libur Lebaran 2026 ini, diwarnai ramainya warganet yang membagikan potret dan video pembangunan jalan di berbagai wilayah Jawa Barat yang tampil berbeda dari biasanya. Kamis (26/3/2026).
Perhatian publik kali ini tidak hanya tertuju pada kualitas permukaan jalan, melainkan pada bagian bahu jalan yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat bahu jalan di kawasan Ciater dicat mencolok dengan warna merah, menciptakan tampilan yang unik dan estetik.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Para pemudik dan pelancong pun dibuat terpukau dengan pemandangan tersebut. Banyak yang menilai visual jalan tersebut mengingatkan pada lintasan balap, seperti Sirkuit Mandalika.
Beragam komentar pun bermunculan di media sosial. Mayoritas warganet memuji gebrakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam penataan kawasan jalan tersebut.
Bahkan, tidak sedikit yang berharap penataan serupa juga dilakukan pada trotoar.
Video terkait jalan dengan bahu merah ini turut diunggah di akun Instagram Gubernur Jabar, yang langsung dibanjiri komentar dari netizen.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Ku kira Sirkuit Mandalika, ternyata jalan Jabar istimewa,” tulis akun @maszlff_.
“Enakeun pak, tapi seer tukang parkir,” komentar @wardan_oke.
“Racing di jalan itu bukan ngebut, malah banyak yang ngerem, menikmati pemandangan,” tulis @hanhad69.
Sementara itu ada juga netizen yang berkomentar menyentil Gubernur Jawa Tengah, “gubernur Jawa Tengah harus tiru kinerja gubernur Jawa Barat tulis @Bang Sholeh, komentar ini sontak dibalas oleh netizen @es crystal, gengsi Kya nya, tulisnya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
@Emay Mbk pun turut meramaikan komentar, mau niru keburu malu,” jawabnya.
Perlu diketahui jalur ini menghubungkan Kabupaten Subang dengan Bandung Barat tersebut tampil memikat dengan perpaduan jalan halus dan garis merah di tepinya, membelah hamparan kebun teh yang hijau.
Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di kawasan sekitar Tangkuban Parahu.
Salah satu lokasi yang paling banyak menyita perhatian berada di kawasan Ciater.
Melalui akun Instagram resmi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat, diketahui bahwa pengecatan bahu jalan serupa telah diterapkan di berbagai titik lainnya.
Beberapa ruas jalan yang telah menggunakan konsep ini antara lain berada di perbatasan Subang-Purwakarta, Jalan Raya Dangdeur di Kabupaten Subang, Jalan Ki Bagus Rangin di Kabupaten Cirebon, Jalan Situraja-Darmaja di Kabupaten Sumedang, Jalan Cijelag di perbatasan Indramayu-Sumedang, hingga Jalan Majalengka-Talaga di Kabupaten Majalengka.
BMPR Jawa Barat juga menyampaikan bahwa Tim Unit Reaksi Cepat terus melakukan pemeliharaan rutin di berbagai ruas jalan, termasuk di perbatasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah pengecatan bahu jalan dengan warna merah sebagai bagian dari penataan dan peningkatan estetika jalan.***
Penulis : Redaksi






