Wali Kota Bandung Bebaskan Kabel Udara, Tingkatkan Estetika dan Keamanan Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Hallo.id .Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Foto. Hallo.id .Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

 

DN.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa perusahaan operator pemilik kabel komunikasi udara wajib mengikuti program Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT). Jum’at (23/1/2026).

Program ini mewajibkan operator menurunkan kabel komunikasi ke bawah tanah untuk meningkatkan estetika kota dan keamanan pengguna jalan.

Tujuan Program IPT:

– Meningkatkan Keamanan: mengurangi risiko kabel putus atau tiang tumbang

Baca Juga:  Anak Harimau Benggala Mati di Kebun Binatang Bandung, Wali Kota Pastikan Bukan karena Kelalaian

– Estetika kota meningkat, sejalan dengan visi Bandung sebagai kota tertata

– Akselerasi komunikasi berbasis fiber optik yang lebih andal dan efisien

– Efisiensi biaya modal operator telekomunikasi karena fasilitas ducting digunakan bersama (sharing infrastructure)

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bandung bersama PT Bandung Infra Investama (BII) melalui skema kemitraan non-APBD dengan berbagai operator telekomunikasi.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Perbaiki 17 Ruas Jalan Wisata, Atasi Masalah Kotoran dan Bau Pesing

Targetnya, pada akhir 2026, 65 ruas jalan akan dibebaskan dari kabel udara, dan sisanya 39 ruas akan dituntaskan pada tahun berikutnya.

“Program IPT ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bandung dengan menyediakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih baik dan aman,” kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru