One Way Arus Balik Dihentikan, Korlantas Mulai Normalisasi Jalur Tol Trans Jawa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

 

DN.com – Korlantas Polri mulai menormalisasi arus lalu lintas setelah pemberlakuan sistem one way nasional pada arus balik Lebaran 2026.

Langkah ini diambil menyusul penurunan volume kendaraan dari arah Trans Jawa menuju Jakarta yang terpantau mulai lancar dan terkendali.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, keputusan normalisasi diambil berdasarkan hasil analisa dan evaluasi data traffic counting.

Ia juga telah melaporkan tahapan tersebut kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Atas seizin Bapak Kapolri, kami melakukan normalisasi dalam dua tahap agar arus lalu lintas, termasuk di jalur arteri, tetap berjalan lancar tanpa rangkaian kemacetan,” ujar Irjen Agus, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga:  Gubernur Jabar, Kapolda Beserta Pangdam III/Siliwangi Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025, Persiapan Pengamanan Jelang Mudik Lebaran 1446 H

Proses pengembalian arus menjadi normal dua arah ini dilakukan dalam dua tahap:

Tahap I (Wilayah Jawa Tengah)

Normalisasi dimulai pada Rabu pukul 12.00 WIB, mencakup ruas Tol Km 414 Kalikangkung hingga Km 263 Brebes Barat.

Sebelum pembukaan, petugas melakukan sterilisasi jalur, terutama di area rest area dan pintu masuk tol jalur A (arah Jawa).

Tahap II (Wilayah Jawa Barat)

Tahap kedua dilaksanakan pada sore hari dengan proses sterilisasi mulai pukul 15.30 WIB. Ruas yang dinormalkan meliputi Km 263 Brebes Barat hingga Km 70 Cikatama.

Baca Juga:  Ini Pengecualian Bila SIM Mati, Tanpa Membuat Baru, Berikut Persyaratan dan Prosedurnya

“Normalisasi Tahap II dijadwalkan efektif mulai pukul 16.30 WIB,” jelasnya.

Keputusan Berbasis Data

Irjen Agus menegaskan, penghentian one way nasional didasarkan pada pemantauan intensif sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Hasilnya menunjukkan arus lalu lintas dari Cikatama hingga Kalikangkung dalam kondisi lancar.

Meski jalur telah dinormalkan, seluruh personel tetap disiagakan di titik rawan kemacetan (trouble spot) dan kecelakaan (black spot) guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.

Baca Juga:  BMKG Ingatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem, Puncak Musim Hujan di Depan Mata!

“Normalisasi ini diharapkan dapat menyeimbangkan arus kendaraan, baik menuju Jakarta maupun ke arah Jawa, sehingga mobilitas masyarakat tetap optimal sesuai semangat Operasi Ketupat 2026, yakni Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujarnya.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berakhir pada Kamis (26/3/2026) pukul 00.00 WIB.

Meski demikian, pengamanan akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29-30 Maret guna mengantisipasi puncak arus balik lanjutan.

“Kami tetap bersiaga di lapangan untuk mengawal arus balik berikutnya yang diprediksi terjadi pada 28 dan 29 Maret,” pungkas Irjen Agus.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru