Deltanusantara.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., meninjau Museum Subang yang berlokasi di Gedung Wisma Karya, Sabtu (16/08/2025).
Didampingi Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Bupati meninjau langsung koleksi museum mulai dari replika hewan purba, peninggalan kerajaan Hindu dan Islam, Bedog King Barlen, hingga dokumentasi perjuangan kemerdekaan di Subang.
Museum Subang menyimpan lebih dari 200 artefak bersejarah dari berbagai klasifikasi, di antaranya fosil stegodon, naskah Alquran di atas kulit binatang, hingga bejana perunggu langka yang jumlahnya diperkirakan hanya sekitar 20 di dunia.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Selain itu. Fasilitas edukasi seperti bioskop mini, teknologi multimedia interaktif, dan koleksi 3D juga melengkapi pengalaman belajar sejarah di museum yang terbuka gratis untuk umum setiap hari.
Bupati Subang, Kang Rey, menyampaikan pentingnya pelestarian sejarah dan pemanfaatan museum sebagai ruang edukasi masyarakat.
“Banyak sekali peninggalan bersejarah dan cerita masa lalu yang luar biasa di Museum Wisma Karya.
Ini harus terus dilestarikan agar budaya dan sejarah kita tidak hilang ditelan zaman.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Ke depan, kita akan lakukan perbaikan-perbaikan agar museum tidak monoton, tetapi berkembang mengikuti zaman sehingga lebih menarik, khususnya untuk anak-anak,” ungkap Kang Rey.
“Dengan adanya surat edaran Pak Gubernur tentang larangan study tour ke luar daerah, sekolah-sekolah dapat menjadikan Wisma Karya sebagai tujuan.
Anak-anak tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga mengenal panjangnya perjalanan Kabupaten Subang dari masa ke masa,” ujarnya.
“Banyak warga Subang mungkin tahu Wisma Karya, tetapi belum mengetahui isinya. Saya ajak masyarakat untuk sesekali masuk dan melihat peninggalan sejarah dari masa Hindu, Islam, hingga kemerdekaan, termasuk dokumentasi video.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Museum ini adalah ruang edukasi bersama yang bisa memperkuat kecintaan kita terhadap sejarah Subang,” pesannya.
Dengan peninjauan ini, Bupati berharap Museum Subang semakin dikenal dan menjadi destinasi edukasi yang dapat memperkuat identitas serta kebanggaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya Kabupaten Subang.***
Penulis : Gerry
Sumber Berita : Dokpim






