Tanah Galian Proyek PSN Pipa Gas Cisem II, Tutupi Sejumlah Halaman Warung Kaki Lima, Ekonomi Pedagang Kini Terhenti

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Galian Proyek PSN Pipa Gas Cisem II, Tutupi Sejumlah Halaman Warung Kaki Lima, Ekonomi Pedagang Kini Terhenti

Tanah Galian Proyek PSN Pipa Gas Cisem II, Tutupi Sejumlah Halaman Warung Kaki Lima, Ekonomi Pedagang Kini Terhenti

 

Deltanudantara.com – Masyarakat Desa Tulungagung lakukan pertemuan audensi dengan Konsorsium KSO Timas-Pratiwi serta PT. Arandra Citra Mandiri ( ACM ).

Pertemuan tersebut membahas terdampaknya zona ekonomi masyarakat dari pelaksanaan Proyek Strategis Nasional ( PSN ) Pipa Gas Cisem II.

Acara berlangsung dilakukan di kantor Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Rabu ( 26/2/2025 )

Audensi dilakukan usai warga masyarakat Desa Tulungagung yang terdampak Proyek Strategis Nasional Pipa Gas Cisem II, melakukan aksi protes, atas dampak dari proyek tersebut.

Audensi dihadiri Forkopincam Kertasemaya, Pemerintah Desa Tulungagung serta perwakilan dari unsur tokoh masyarakat.

Proyek Strategis Nasional yakni pipa gas transmisi Cirebon-Semarang (Cisem II) tahap 2 (Ruas Batang – Cirebon – Kandang Haur Timur), sendiri, pengerjaan nya di mulai di wilayah Kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Berbagi Kebahagian di Bulan Ramadhan, PBH PERADI Indramayu Gelar Aksi Berbagi Takjil 

Proyek tersebut menuai sorotan tajam berbagai kalangan masyarakat Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya.

Pasalnya akibat aktivitas proyek, kini kondisi jalan menjadi kumuh dan kotor sehingga membahayakan masyarakat pengguna jalan yang melintas.

Selain itu, tidak adanya pemberitahuan dan komunikasi dengan pemerintah setempat, kini perekonomian masyarakat pun terganggu serta dampak sosial di masyarakat pun mulai bermunculan.

Kepala Desa Tulungagung Hj. Hartini mengungkapkan, bahwa tidak adanya pemberitahuan dan sosialisasi sejak awal, akan adanya pelaksanaan pekerjaan Proyek Strategis Nasional Pipa Gas Cisem II.

Baca Juga:  Camat Tanjungsiang Rano Ingatkan ASN dan Panitia Pilkades: Jangan Berpihak kepada Calon

Dalam audensi tersebut, masyarakat berharap agar pihak kontraktor kembali melakukan pemadatan jalan dari bekas galian dan di rapihkan kembali, dikarenakan di sepanjang galian itu, kan banyak pedagang, kan kasian warunya harus tutup,”bebernya.

Masyarakat Desa Tulungagung lakukan pertemuan audensi dengan Konsorsium KSO Timas-Pratiwi serta PT. Arandra Citra Mandiri ( ACM ). Turut hadir unsur Forkopincam serta Kepala desa.

Selain itu juga, Kades Hj. Hartini menyinggung terkait tidak adanya kompensasi bagi masyarakat, yang tempat usahanya terkena terdampak secara langsung sehingga mereka kesulitan untuk mengais rejekinya.

Ditempat sama Ketua RW 17 Desa Tulungagung, Jondry menambahkan, bahwa dirinya menerima banyak aduan dari masyarakat khususnya yang terdampak proyek.

Dengan adanya proyek pemasangan pipa gas, warga yang berjualan jadi kesulitan beraktivitas, dikarenakan halaman depan warungnya tertumpuk tanah galian, jadi mereka menutup usahanya selama berhari hari,”tutur dia.

Baca Juga:  Dugaan Makanan Basi dan Bau dalam Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung

Pengerjaan proyek yang berada tepat di tengah lingkungan padat penduduk ini membuat tempat usaha kami terhenti selama berhari hari dan membuat terputusnya rantai perekonomian keluarga,”ucap Tonang salah satu pedagang.

Ia pun menyampaikan sudah beberapa hari menutup usaha nya dikarena halaman warungnya tertutup tumpukan tanah bekas galian.

Kami mohon kebijakan dari pihak Konsorsium KSO Timas -Pratiwi serta PT. ACM selaku pelaksana pekerjaan agar jangan sampai merugikan kami selaku masyarakat kecil,” pungkasnya.***

 

Yuk! Baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026
Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Berita Terbaru