Deltanusantara.com – Sebanyak 60 peserta didik TKQ Suni Fadhilah di dampingi para wali murid mengunjungi klinik Gigi TalkDent Jatibarang – Indramayu.
Kegiatan tersebut dilakukan mengingat pentingnya memberikan edukasi kesehatan gigi kepada anak, khususnya TKQ Suni Fadhilah.
Anak usia dini dari 3 tahun sampai 6 tahun, sangat rentan akan terjadinya kerusakan gigi, pasalnya pada anak seusianya mereka sangat suka makanan dan minuman yang mengandung gula.
Selain itu kurangnya kesadaran orang tua yang diantaranya males untuk menganjurkan anaknya untuk menggosok gigi, pada saat malam hari menjelang tidur. Selasa. (22/04/2025).
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Sebagian besar anak anak susah untuk di ajak periksa gigi dkarenakan anak – anak merasa takut dan beranggapan terkesan memeriksa gigi menyeramkan.

Untuk itulah langkah konsultasi serta pemeriksaan gigi dengan gratis yang diberikan klinik TalkDent di sambut baik oleh para wali murid TKQ Suni Fadhilah.
Pengurus yayasan Suni Fadhilah Eka Handayani M.Pd. mengatakan bawha kegiatan seperti ini sangatlah penting untuk terus di adakan dan bekerjasama dengan pihak Klinik TalkDent.
Kegiatan ini sangat membantu dalam memberikan edukasi khusunya untuk siswa siswi TKQ Suni Fadhilah dalam menjaga kesehatan gigi mereka,”ujarnya”
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Ia pun menyampaikan bahwa anak – anak terlihat senang dan gembira dengan kegiatan tersebut.
Sementara itu manajemen klinik TalkDent Titin supriatin A.Md.Kep menyatakan bahwa pihaknya akan selalu terbuka dengan berbagai macam kunjungan dari sekolah.
Khusunya untuk usia pendidikan Taman kanak – kanak (TK), jadwal hari yang di berikan setiap hari Selasa dan Sabtu
“Saya berharap dengan kegiatan ini bisa merubah pola fikir anak, bahwa datang ke dokter gigi itu hal yang menyenangkan,”tuturnya
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Dirinya menyampaikan, usai pemeriksaan gigi mereka kami berikan balon dan susu kepada anak -anak, sehingga setelah di periksa anak – anak akan merasa senang tidak ada rasa takut sedikitpun apalagi merasa trauma ketika di periksa oleh dokter gigi.
“Edukasi kesehatan gigi untuk anak usia dini sangat penting karena membantu membangun kebiasaan baik sejak dini, mencegah masalah gigi di masa depan, dan meningkatkan kualitas hidup anak,”katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kebiasaan perawatan gigi yang baik sejak usia dini dapat mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang dan penyakit gusi.
Titin menegaskan bahwa untuk pemeriksaan gigi bukan hanya cukup di usia anak-anak saja, melainkan pemeriksaan gigi harus terus berlanjut sampai usia dewasa,”jelasnya.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






