Deltanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan percepatan atau lelang dini proyek-proyek prioritas, diawali dengan lelang proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Lelang dini ini dibuka mulai bulan Desember 2025 mendatang. Rabu (26/11/2025).
Dengan percepatan atau lelang dini, diharapkan bulan Januari 2026 depan, sejumlah proyek infrastruktur sudah mulai langsung dikerjakan. “Januari bisa langsung gaspol (dikerjakan),” tutur Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto.
Total pekerjaan infrastruktur di dua bidang DPUTR yang siap lelang dini jumlahnya sebanyak 31 paket, terdiri dari 29 paket pekerjaan infrastruktur jalan di Bidang Bina Marga dan 2 paket lainnya di Bidang Sanitasi Pemukiman.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
“Kita akan lelang dini Desember ini. Ada 31 paket proyek infrastruktur prioritas,” jelas Sunanto.
Lelang dini ini merupakan instruksi Bupati Cirebon Imron Rosyadi yang mendorong rencana lelang dini pekerjaan tahun 2026.
Bupati Imron juga mendorong lelang dini direalisasikan oleh seluruh Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Kita optimis lelang dini di akhir tahun dan pekerjaan di awal tahun bisa terealisasi,” ujar Sunanto.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Instruksi lelang dini ini sesuai dengan keinginan pemerintah pusat yang telah mengeluarkan surat edaran, isinya mendorong semua daerah agar tidak menumpuk pekerjaan di akhir tahun.
“Sudah ada edaran, semua dinas harus lelang dini, bukan hanya DPUTR. Kita harap proyek pekerjaan konstruksi bisa dikerjakan di awal tahun sehingga tidak menumpuk di akhir tahun,” ujar Bupati Imron.
Bupati Imron juga menekankan bahwa kebiasaan pelaksanaan proyek menjelang akhir tahun seperti tahun-tahun sebelumnya harus segera diubah.
“Kalau dari sekarang, nanti Desember bisa review lelang. Sehingga Januari nanti sudah ada pemenangnya, akhir Januari atau awal Februari pekerjaan bisa dimulai,” tutupnya.***
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Penulis : Redaksi






