Pemerintah Batasi Ekspansi Ritel Modern di Desa, Fokus pada Koperasi Desa

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah, melalui Kementerian Koperasi, meminta jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret untuk menghentikan penambahan gerai baru di wilayah pedesaan.

Pemerintah, melalui Kementerian Koperasi, meminta jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret untuk menghentikan penambahan gerai baru di wilayah pedesaan.

 

DN.com – Pemerintah, melalui Kementerian Koperasi, meminta jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret untuk menghentikan penambahan gerai baru di wilayah pedesaan, guna memperkuat peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi desa.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan peran koperasi dalam rantai distribusi ritel desa dan memastikan keuntungan usaha tetap berada di lingkungan desa. Senin (23/2/2026).

“Jadi saya pernah ketemu dengan yang punya retail modern yang sebelah sana, saya bilang stop bikin retail modern di desa, biarkan di desa itu si kooperasi desa yang jualan retail barang-barangnya,” kata Ferry dalam kanal YouTube IDN Times, dikutip Jumat (20/2).

Ferry menilai terdapat perbedaan mendasar antara ritel modern dan koperasi desa, terutama dalam hal aliran keuntungan.

Jika gerai modern beroperasi di desa, keuntungan usaha dinilai lebih banyak mengalir ke pemegang saham di kota besar.

Sebaliknya, koperasi memungkinkan perputaran uang tetap berada di lingkungan desa dan dinikmati kembali oleh masyarakat setempat.

Meski demikian, pemerintah tidak sepenuhnya menutup ruang bagi ritel modern.

Produk-produk yang belum dapat diproduksi koperasi tetap bisa dipasok oleh peritel besar.

Pemerintah menjanjikan dukungan ekosistem, mulai dari kurasi hingga pembiayaan, guna mempercepat terbentuknya koperasi produktif yang dikelola generasi muda.

Standar lahan yang disiapkan minimal seluas 1.000 meter persegi dan berada di titik strategis desa.

Tahun ini, pembangunan dimulai untuk 25.000 unit dan ditargetkan meningkat menjadi 60.000 unit pada bulan berikutnya.

Kebijakan ini berdampak pada harga saham Alfamart (AMRT) dan Indomaret (DNET), dengan penurunan masing-masing 4,21% dan 1,66%.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terbaru