MTS Tanjungsiang Bantu Rani yang Harus Urus Tiga Adik, Satunya Masih Bayi

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, didampingi Wakil Madrasah Bid. Kesiswaan, Wali Kelas, dan BPD Desa Buniara. 

Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, didampingi Wakil Madrasah Bid. Kesiswaan, Wali Kelas, dan BPD Desa Buniara. 

 

DN.com – MTs Tanjungsiang memberikan bantuan berupa sembako serta kebutuhan untuk bayi kepada keluarga Rani Nurfitri, siswi MTs Tanjungsiang.

Rani Nurfitri berdomisili di Kp Picung Candi RT 07 RW 02 Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.

Aroh, Ibunya Rani Nurfitri mengalami depresi setelah melahirkan putra ke-4 dan harus di dirawat inap di RS jiwa di Bandung.

Sementara bayi yang berusia 22 hari dirawat oleh kakak Rani yang masih duduk di bangku kelas 8 di MTs Tanjungsiang Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, didampingi Wakil Madrasah Bid. Kesiswaan, Wali Kelas, dan BPD Desa Buniara.

Rani harus mengurus dua adik yang duduk di bangku SD serta adiknya yang masih bayi.

Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, menyatakan, “Rani punya 3 adik, yang masih duduk kelas 5 SD dan kelas 2 SD, dan yang ketiga adalah bayi yang masih 22 hari.

Ibunya Rani usai melahirkan mengalami depresi. Rani harus mengurus dua adik yang duduk di bangku SD serta adiknya yang masih bayi.

Sementara Ayah Rani bekerja serabutan, membuat kondisi kehidupan keluarga Rani sangat menghawatirkan,” ujar Ahmad Sobari. Pada Minggu (25/1/2026).

Ia pun menyampaikan bagi masyarakat yang terketuk hatinya dan ingin berbagi tinggal langsung datang ke rumahnya.

Mudah-mudahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga Rani dan membantunya melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Rani sendiri sudah dua Minggu tidak mengikuti jam pelajaran di sekolahnya, dikarenakan harus mengurus adik-adiknya.***

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026
Motor Klasik RX King Raib Subuh Hari, Tiga Pelaku Dibekuk dalam Hitungan Jam
Bupati Lucky Hakim Dorong Investasi Berbasis Pentahelix, Siap Serap 20 Ribu Tenaga Kerja di Indramayu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:37 WIB

Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:36 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan

Berita Terbaru