DN.com – MTs Tanjungsiang memberikan bantuan berupa sembako serta kebutuhan untuk bayi kepada keluarga Rani Nurfitri, siswi MTs Tanjungsiang.
Rani Nurfitri berdomisili di Kp Picung Candi RT 07 RW 02 Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
Aroh, Ibunya Rani Nurfitri mengalami depresi setelah melahirkan putra ke-4 dan harus di dirawat inap di RS jiwa di Bandung.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Sementara bayi yang berusia 22 hari dirawat oleh kakak Rani yang masih duduk di bangku kelas 8 di MTs Tanjungsiang Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, didampingi Wakil Madrasah Bid. Kesiswaan, Wali Kelas, dan BPD Desa Buniara.

Kepala MTs Tanjungsiang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I, MM.Pd, menyatakan, “Rani punya 3 adik, yang masih duduk kelas 5 SD dan kelas 2 SD, dan yang ketiga adalah bayi yang masih 22 hari.
Ibunya Rani usai melahirkan mengalami depresi. Rani harus mengurus dua adik yang duduk di bangku SD serta adiknya yang masih bayi.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Sementara Ayah Rani bekerja serabutan, membuat kondisi kehidupan keluarga Rani sangat menghawatirkan,” ujar Ahmad Sobari. Pada Minggu (25/1/2026).
Ia pun menyampaikan bagi masyarakat yang terketuk hatinya dan ingin berbagi tinggal langsung datang ke rumahnya.
Mudah-mudahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga Rani dan membantunya melanjutkan pendidikan,” tambahnya.
Rani sendiri sudah dua Minggu tidak mengikuti jam pelajaran di sekolahnya, dikarenakan harus mengurus adik-adiknya.***
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Penulis : Gerry






