Deltanusantara.com – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso, didampingi Pj Wali Kota Bandung A. Koswara dan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengunjungi beberapa UMKM di Kota Bandung.
Salah satu UMKM yang di kunjungi Tegep Boots & Accessories dan Machine56, Kota Bandung. pada Selasa 24 Desember 2024.
Dalam kunjungan tersebut, Budi mengungkapkan komitmennya untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung agar mampu bersaing di pasar internasional.
Ia menyampaikan, akan mengadakan jadwal business matching setiap bulan untuk mempertemukan UMKM dengan pembeli internasional.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Pada kesempatan tersebut Mendag mencoba langsung produk-produk Tegep Boots dan memuji kualitasnya. “Tegep Boots ini karya asli Bandung, dengan desain yang sangat bagus dan custom.
Kami akan bantu memperluas akses pasar internasional melalui program ‘business matching’, termasuk ke Milan, Italia,” katanya.
“Sepatu keren, kualitasnya luar biasa. Mari kita dukung produk dalam negeri seperti ini untuk lebih dikenal di pasar global.
Ia juga mengajak UMKM lain yang berorientasi ekspor untuk bergabung dalam program UMKM BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor).
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Kami akan memfasilitasi bisnis matching, baik secara langsung maupun online, agar pembeli internasional lebih mudah mengakses produk UMKM,” ujarnya.
Selain Tegep Boots, Budi juga menyoroti keberhasilan Machine56, produsen helm collectable art yang 95 persen produknya diekspor ke berbagai negara, termasuk China.
“Ini menunjukkan bahwa Bandung memiliki potensi besar di pasar internasional,” ucapnya..
Founder Tegep Boots Etnawati Melani mengungkapkan, produknya telah diekspor ke Eropa dan Amerika.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Salah satu inovasi unggulan Tegep adalah penggunaan kulit buaya bersertifikasi untuk membuat sepatu, tas, hingga rompi anti peluru.
“Kami juga membuat desain unik seperti sepatu kulit sapi yang dilukis dengan alat tato.
Produk ini menjadi best seller kami,” ucapnya.
Tegep juga berkolaborasi dengan Institut Pertanian Nasional (Ipenas) untuk memanfaatkan kulit bonggol jagung menjadi tas dan aksesoris.
Selain itu, Tegep terus memperluas pasar internasional, termasuk ke Timor Leste dan Uni Emirat Arab (UEA).
Produk rompi anti peluru kami sudah diuji dan bersertifikasi, serta dilirik oleh beberapa negara,” ujarnya.***
Simak artikel terbaru di Google News
deltanusantara.com
Editor : Gerry
Sumber Berita : Diskominfo Kota Bandung






