Bawa Kabur Uang Para Pekerja Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi, Keberadaan Mandor CV. Srikandi Jatim General Contraktor Kini Dalam Pencarian 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Agung Mandor CV. Srikandi Jatim General Contraktor Bawa Kabur Uang Para Pekerja Poyek Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi

Foto. Agung Mandor CV. Srikandi Jatim General Contraktor Bawa Kabur Uang Para Pekerja Poyek Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi

 

Deltanusantara.com – Agung mandor CV. Srikandi General Contraktor Jatim pelaksana pengerjaan proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi membawa kabur uang untuk upah para pekerja.

Salah satu pekerja bernama Asep menuturkan, saya bersama empat temen ditawarin bekerja dengan sistem borongan dengan upah sebesar 12 juta.Rabu (16/4/2025).

Uang 12 juta tersebut di bagi dengan 4 rekan saya, sehingga masing-masing mendapatkan upah borongan sebesar 2.400.000.

Saya orang kecil dan tidak punya pekerjaan, butuh untuk menyambung hidup, dengan uang sebesar itu saya merasa senang,” tuturnya.

Baca Juga:  HUT Pramuka ke-65, Camat Tanjungsiang Ajak Generasi Muda Perkuat Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Pada saat itu, dia bekerja menjelang bulan puasa, dengan mempunyai pekerjaan tentunya ia punya bekal untuk raya idul Fitri 1446 H.

Namun harapan mereka sirna dan hanya pasrah dengan apa yang menimpanya. Asep bersama temannya tinggal di mes proyek dan terlunta-lunta,  uang yang mandor janjikan itu tak kunjung diterima.

Keberadaan Agung (Mandor) pun hingga kini bak hilang ditelan bumi hingga susah dihubungi.

Baca Juga:  Dua Wisatawan Korban Longsor Curug Cileat Ditemukan, Proses Evakuasi Berjalan Lancar

Kini Asep bersama empat temannya diketahui hendak pulang ke Majalengka dengan ngompreng kendaraan yang empati pada dirinya.

Asep bersama empat temannya ini warga Desa Ciborelang – Dusun 5 RT02 /13 Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka.

Suamiyati Ibu kandung Asep, saat dihubungi awak media Deltanusantara.com mengatakan, kami ingin menuntut keadilan hak upah anak saya.

“Kami berharap Pak Agung bertanggungjawab, “tolong, upah kerja anak kami dibayarkan, pak!, apa tidak kasian kepada kami orang miskin,”ujar dia.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap Kasus Korupsi Pengadaan Alat Uji Masker N95 di Balai Besar Tekstil Bandung

Agung sendiri (Mandor) diketahui domisili nya berasal dari daerah yang sama yaitu Majalengka.

Kami memohon pihak perusahaan bisa membantu anak saya, mau pulang tidak punya ongkos,” ucapnya.

Sementara itu, Agung (mandor) saat di hubungi awak media via WhatsAppnya, tidak memberikan tanggapan apapun.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru