Deltanusantara.com – Adanya proyek modernisasi irigasi BBWSCC yang dikerjakan oleh beberapa kontraktor kerap meninggalkan polemik di masyarakat, seperti jalan dan jembatan rusak, serta saluran irigasi yang tidak berfungsi normal dan menimbulkan banjir.
Salah satunya yang berada di Desa Tukdana Indramayu akibat pengerjaan proyek yang terputus putus sehingga menimbulkan banjir yang masuk ke pemukiman warga.
Dengan berbagai permasalah yang ada di masyarakat Kepala Desa Tukdana mengundang salah satu anggota DPRD untuk berdiskusi agar polemik dimasyarakat segera ada jalan keluar hingga warga kembali merasa nyaman.
Kepala Desa Tukdana Hj. Neni Hastuti menggelar pertemuan dengan anggota DPRD Kabupaten Indramayu Kiki Arindi., ST dari PKB.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Agenda pertemuan membahas persoalan yang menjadi sorotan di di Desa Tukdana. Permasalahan ini, tak jauh beda dengan yang dialami Desa lainya di Kecamatan Tukdana yaitu keluhan masyarakat dampak keruksakan dari proyek pembangunan BBWS Cimanuk Cisanggarung.
Pemerintah dan kalangan masyarakat menyoroti atas pelaksana proyek yang dilaksanakan oleh PT. JAKON BNL JO yang dinilai banyak merugikan masyarakat.
Kepala Desa Tukdana Hj.Neni Astuti menyampaikan bahwa ada beberapa keluhan warga dampak yang dikerjakan oleh proyek PT. JAKON BNL JO
Pengerjaan saluran terseir yang mangkrak pengerjaanya dari segi pembangunan yang asal-asalan, tembok saluran irigasi tersier harusnya bersambung ini malah putus-putus,” ungkapnya.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Sehingga, lanjutnya, air meluap dan mengakibatkan banjir hingga menggenangi pemukiman rumah warga.
Ia juga menyampaikan bahwa perbaikan jalan desa yang belum juga di perbaiki sebagaimana janji dari pihak kontraktor,
Saya berharap agar pihak PT. JAKON BNL JO segera melakukan perbaikan atas apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Kami ingin nyaman seperti dulu, dari yang tadinya jalan bagus pengen kembali bagus seperti semula,” harapnya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Kiki Arindi ST, menegaskan dirinya akan mengawal apa yang telah disampaikan oleh Kepala desa atas keluhan yang ada di masyarakat.
Desa Tukdana sendri merupakan Desa yang ke 6 yang telah di kunjunginya dengan permasalah yang sama juga.
“Saya akan terus melakukan pengawalan atas janji dari pihak kontraktor, bilamana dalam waktu yang telah di janjikan tidak ditepati atau direalisasikan maka kami berserta para kepala desa akan melakukan audensi dengan kontraktor PT. JAKON BNL JO dibawah naunganB BWSCC,”tandasnya.***
Yuk! Baca artikel Deltannusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






