KDM vs Anggota PDIP Jabar, Semakin Memanas, Dedi Mulyadi: Giliran Anggaran Dibuat untuk Kepentingan Rakyat, Dianggap Melanggar Konstitusi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KDM vs Anggota PDIP Jabar, Semakin Memanas, Dedi Mulyadi: Giliran Anggaran Dibuat untuk Kepentingan Rakyat, Dianggap Melanggar Konstitusi

KDM vs Anggota PDIP Jabar, Semakin Memanas, Dedi Mulyadi: Giliran Anggaran Dibuat untuk Kepentingan Rakyat, Dianggap Melanggar Konstitusi

 

Deltanusantara.com – Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan perwakilan anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan semakin memanas. Selasa (20/5/10/2025).

Kini sindiran menohok yang disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM) di media sosial pribadinya dibalas dengan kebijakan yang dianggap semaunya oleh Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Doni Maradona Hutabarat.

Mulanya, Dedi Mulyadi mengunggah video sindiran menohok menyinggung anggota DPRD Jabar yang absen menghadiri rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga:  Kapolres Cimahi Lakukan Bedah Rumah untuk Purnawirawan Polri Wujud Kepedulian Sosial 

Video tersebut diberikan judul ‘Renungan Akhir Pekan’.

“Musrenbang forum yang sakral, diundang tak mau datang, ingin dihargai tapi tak pernah menghargai. Ingin dilibatkan, tapi tidak pernah mau terlibat,” kata Dedi dikutip dari Instagramnya, pada Sabtu (17/5/2025).

“Ngaku berpihak pada rakyat, berjuang pada rakyat, giliran anggaran dibuat untuk kepentingan rakyat, tak terima dianggap melanggar konstitusi.”

“Mari kita renungi, kita ini bekerja buat siapa dan untuk siapa?” katanya.

Baca Juga:  Korlantas Polri dan Dedi Mulyadi Sepakati Kemudahan Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama

Setelah sindiran menohok itu viral di media sosial, kini Doni Maradona berani bereaksi memberikan pembelaan.

Ia mengatakan, undangan hadir ke Musrenbang baru diterima anggota DPRD Jabar sehari sebelum acara berlangsung.

Selain itu, Doni menyebut undangan itu terdapat tiga versi dengan waktu yang berbeda-beda.

“Ini harus saya klarifikasi, yang disampaikan Pak Dedi Mulyadi, ini saya harus sampaikan, undangan Musrenbang, Provinsi itu diterima anggota DPRD satu hari sebelumnya,” kata Doni dikutip dari tayangan Metro TV, pada Sabtu (17/5/2025) .

Baca Juga:  Athalia Kritik soal Rombel 50 Siswa, Dedi Mulyadi: Kami Terpaksa karena Jabar Jarang Bangun Sekolah sejak 2020

“Undangannya ada tiga versi di mana pada saat jadwal Musrenbang itu semua anggota komisi, pansus semuanya lagi ada agenda kunjungan.”

“Nah, dari undangan tanggal 2 dibuat sama pemprov diterima teman-teman DPRD itu satu hari sebelumnya, undangannya ada 3 versi, ada yang jam 7 ada yang jam 9 ada yang jam 12, dari birokrasi ini aja kita lihat enggak bener,”katanya.***

Yuk baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

 

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru