Deltanusantara.com – Desa Kawungluwuk menggelar karnaval HUT RI Ke-80. Acara berlangsung di Jalan Provinsi tepatnya depan Kantor Desa Kawungluwuk.
Turut hadir dipanggung kehormatan Forkopincam Tanjungsiang serta para juri. Kamis (28/8/2025).
Antusias para peserta terlihat jelas mengikuti karnaval yang menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya, tarian-tarian serta para pelaku UMKM dan UKM, bidang agama dll.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Kepala Desa Kawungluwuk, Adim mengatakan bahwa Pemerintah desa melaksanakan karnaval sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Ia menyebutkan bahwa Desa Kawungluwuk mendapatkan jadwal pelaksanaan Karnaval diurutan yang terakhir.
Karnaval di Desa Kawungluwuk mengusung tema “Budaya Terjaga, Masyarakat Sejahtera”.
“Tema ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai budaya Sunda serta memelihara Kearifan budaya lokal di Jawa Barat,” kata Adim.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Desa Kawungluwuk telah melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan pawai tersebut.
Masyarakat yang berpartisipasi dalam Karvanal ini menampilkan budaya-budaya terdahulu yang hampir punah yaitu budaya Sunda yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.
Selain itu para pelaku UMKM, dan UKM juga turut mengiasi acara tahunan ini yaitu Karnaval (Pawai Pembangunan).
Adim menyatakan. Tema “Budaya Terjaga, Masyarakat Sejahtera” diambil untuk mengedepankan budaya Sunda dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Karnaval diikuti 5 RW dan 16 RT, selain jumlah dan antusias masyarakat di tiap lingkungannya juga akan di nilai siapa yang paling kreatif dan inovatif,” jelasnya.
Pawai pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap budaya Sunda.
Dengan seni budaya serta objek wisata yang ada, kedepan bisa berkolaborasi juga dengan para pelaku UMKM, UKM yang ada, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Kawungluwuk,”tutupnya.***
Penulis : Gerry






