Dampak Krisis Global 5 Pabrik di Jabar Berhenti Operasi, 3.200 Karyawan Dirumahkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak Krisis Global 5 Pabrik di Jabar Berhenti Operasi, 3.200 Karyawan Dirumahkan

Dampak Krisis Global 5 Pabrik di Jabar Berhenti Operasi, 3.200 Karyawan Dirumahkan

 

Deltanusantara.com – Ribuan buruh hingga karyawan yang bekerja di lima pabrik yang di wilayah Jawa Barat dirumahkan, ke lima pabrik tersebut menghentikan produksinya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Firman Desa mengatakan, lima pabrik ini tersebar di tiga daerah. Minggu 2 Maret 2025.

“Betul, ada lima perusahaan yang tutup di wilayah Bekasi, Cimahi, dan Garut. Dua diantaranya tutup di tahun 2025 ini,” katanya.

Kelima perusahaan yang tutup ini yaitu, PT Sanken Indonesia, PT Yamaha Music Product Asia, PT Tokai Kagu, berlokasi di Kabupaten Bekasi, PT Danbi Internasional Garut, PT Bapintri di Kota Cimahi.

Menurut Firman, alasan penutupan pabrik ini mulai dari dampak ekonomi global hingga pandemi Covid-19.

Baca Juga:  LPK PSI Silaturahmi ke Keraton Sumedang Larang, Disambut Penuh Kehangatan 

“Kalau Bapintri memang selalu mengalami kerugian pada saat pandemi dan puncaknya sekarang mereka tutup. Kemudian, untuk Danbi mereka dipailitkan oleh salah satu vendornya,” kata Firman.

Tapi memang Danbi ini dari 3 tahun sebelumnya sudah bermasalah, yang awalnya dipicu oleh krisis ekonomi global, di mana permintaan order sangat menurun dari pasar Eropa,” imbuhnya.

Tutupnya lima pabrik ini memberikan dampak pada karyawan dan buruh. Tercatat ada 3.200 yang telah dirumahkan, dengan perincian PT Sanken Indonesia ada 459 orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), PT Yamaha Music Product Asia 200 orang, PT Tokai Kagu 195 orang.

Baca Juga:  Rona Mairansyah Resmi Jadi Sekda Subang, Reynaldy: Sekda Harus Mampu Mengorkestrasi Pemerintahan

Sementara itu, PT Danbi internasional Garut sebanyak 2.079 orang, dan PT Bapintri 267 orang.

Sebelumnya, Firman mengatakan, kasus PHK di Provinsi Jawa Barat mencapai 26.820 orang sepanjang tahun 2024. Sektor paling banyak melakukan PHK yaitu industri manufaktur.

Berdasarkan data itu ada beberapa wilayah yang paling tinggi dilaporkan terjadinya kasus PHK, seperti wilayah Cikarang, Bekasi yang mencapai 2.965 orang, kemudian Karawang 3.138 orang, Kota Bekasi 4.346 orang.

Firma membenarkan kasus PHK ini banyak ditemukan di industri-industri besar. “Kebanyakan industri manufaktur seperti garmen dan tekstil,” ucapnya.

Disnakertrans Provinsi Jabar juga mendapatkan data yang dilaporkan oleh 16 kabupaten dan kota sepanjang 2024.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Pimpin Sertijab, Kombes Dedi Supriyadi Resmi Jabat Kapolrestabes Bandung

Hasilnya, ada 6.453 yang tercatat terdampak PHK di masing-masing industri yang ada di wilayah tersebut.

Dari data ini terlaporkan paling banyak ada di wilayah Kabupaten Bogor yang mencapai 1.294 orang.

Kemudian, Kabupaten Bandung Barat 991 orang, Kota Bekasi ada 846 orang, Kabupaten Subang 663 orang, Kabupaten Purwakarta 560 orang, Kabupaten Bandung 556 orang, Kota Bandung 377 orang, Kabupaten Cirebon 208 orang.

“Sementara dari laporan 16 daerah itu, untuk Kabupaten Cianjur 0, Kabupaten Majalengka 0, Kabupaten Sumedang 0, serta ada beberapa daerah lain yang nol kasus,” katanya.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.

Penulis : Gerry

Sumber Berita : Disnakertrans Jabar

Berita Terkait

Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026
Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Berita Terbaru