Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Bisnis, Melainkan Wujud Kepedulian Presiden Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menegaskan, Program MBG ini bukan bisnis. Ini adalah kecintaan Pak Prabowo pada anak-anak Indonesia,

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menegaskan, Program MBG ini bukan bisnis. Ini adalah kecintaan Pak Prabowo pada anak-anak Indonesia,

 

Deltanusantara.com – Menyoroti kondisi sejumlah dapur mitra MBG yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan. Malah ditemukan dijadikan lahan bisnis. Rabu (15/10/2025).

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan proyek bisnis, melainkan wujud nyata kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap anak-anak Indonesia. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang.

“Program MBG ini bukan bisnis. Ini adalah kecintaan Pak Prabowo pada anak-anak Indonesia,” kata Nanik dalam keterangan resminya, melangsir CNBC dikutip pada Selasa (14/10/2025).

Nanik mengungkapkan asal-muasal lahirnya gagasan program makan bergizi (MBG) berawal dari pengalaman pribadi Presiden Prabowo lebih dari satu dekade lalu.

Baca Juga:  As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

“Dulu di tahun 2012, saya melaporkan kepada Pak Prabowo setelah bertemu ibu-ibu yang memisahkan makanan pabrik. Mereka pisahkan yang kotor dan yang bersih.

Setelah diikuti, ternyata ibu-ibu itu memberi makan anaknya dengan makanan sisa buruh pabrik.

Di sana Pak Prabowo merasa geram dan berkata: ‘Saat saya menjadi Presiden nanti, semua anak Indonesia akan saya beri makan setiap hari.’ Itulah asal usul kenapa MBG dimulai,” tuturnya.

BGN Lalai?

Sementara itu, Nanik turut menyoroti kondisi sejumlah dapur mitra MBG yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan.

“Dari Kuningan sampai NTB (Nusa Tenggara Barat), saya sudah melihat beberapa dapur yang tidak layak.

Baca Juga:  HIPMI Minta Menkeu Purbaya Hindari Penarikan Dana Bank sebagai “Jalan Pintas” Pembiayaan Negara

Saat awal launching, dapur yang belum diepoksi tidak boleh jalan. Tapi sekarang, banyak dapur yang belum diepoksi tapi sudah beroperasi,” ujarnya.

Nanik menegaskan, permasalahan tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama antara BGN, mitra dapur, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kita harus akui ini kelalaian kita bersama. Ini salah BGN, mitra, dan SPPG yang harus kita perbaiki bersama,” kata Nanik.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencari keuntungan berlebih dari bahan baku makanan.

“Jangan sampai ada yang mengurangi bahan baku. Pak Prabowo sampai menghitung sendiri menu itu, dan dia berkesimpulan dengan Rp10.000 itu masih bisa pakai ayam dan telur.

Baca Juga:  KPK: Korupsi di Bea Cukai Dipengaruhi Diskresi dan Lemahnya Integrasi Data 

Jadi jangan di-mark up. Anggaran bahan baku itu harus penuh. Selain susu, harus ada dua lauk, bukan satu,” tegasnya.

Lebih jauh, Nanik berpesan agar seluruh pihak pelaksana menjaga integritas dan saling mengingatkan dalam menjalankan program MBG.

“Tolong saling mengingatkan ahli gizi dan akuntan untuk mengawal menu ini,” ujarnya.

Adapun program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional di bawah koordinasi BGN.

Program ini bertujuan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan bergizi yang layak setiap harinya.***

Editor : Gr

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru