APBD Devisit Rp1,1 Triliun, Bupati Bandung Coret Program OPD Tak Selaras dengan Visi Misi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Bupati Bandung Dadang Supriatna.

 

DN.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta kepada seluruh Kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bandung untuk fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan janji politik kepada masyarakat.

Program yang tidak selaras dengan visi misi dan 57 rencana aksi Pemerintah Kabupaten Bandung siap dicoret. Jum’at (30/1/2026).

Baca Juga:  Anak Harimau Benggala Mati di Kebun Binatang Bandung, Wali Kota Pastikan Bukan karena Kelalaian

Dadang menekankan bahwa langkah tersebut harus dilakukan mengingat Pemerintah Kabupaten Bandung tengah menghadapi tantangan keuangan, menyusul adanya pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) hampir Rp1 triliun.

Pengurangan TKD tersebut berimbas kepada menurunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung yang awalnya ditargetkan sebesar Rp7,3 triliun, tahun ini menjadi hanya Rp6,2 triliun.

Baca Juga:  Karnaval HUT RI Ke-80 di Desa Cimeuhmal, Kades Toto: Semangat Gotong Royong dan Kreativitas Masyarakat Makin Menguat

“APBD kita berkurang Rp1,1 triliun karena ada pengurangan TKD hampir Rp1 triliun. Oleh karena itu, kaitan rencana belanja tahun 2026 ini,”jelasnya

Saya minta prioritaskan belanja visi misi. Belanja dinas yang tidak terlalu penting coret saja,” tandasnya, pada Rabu (28/1).

Dadang juga menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran pada Triwulan 1 tahun ini, dengan target penyerapan minimal Rp500 miliar.

Baca Juga:  Baru Dilantik, PJ Kades Tanjungsiang Kunjungi Korban Kebakaran di Kampung Cikadu

“Saya minta terutama kepada dinas-dinas yang sudah ekspos kepada saya, untuk segera melakukan percepatan penyerapan anggaran.

Kita harus memastikan setiap program yang sudah disetujui bisa segera direalisasikan,” ucapnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru