DN.com – Koperasi Desa Merah Putih pada awalnya memberikan harapan besar bagi masyarakat desa, namun kini berubah menjadi keluhan, pertanyaan terkait Pengadaan tanah serta honor pegawai kini menjadi pertanyaan.
Salah satunya diungkapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cisalak menghadapi tantangan krusial terkait pengadaan tanah.
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cisalak menghadapi tantangan krusial terkait pengadaan tanah tentunya honor pegawai.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Ketua KDMP, Agus Hendra, SE, berharap Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan klarifikasi terkait isu ini. Kamis (22/1/2026).
Pengadaan Tanah: Kriteria dan Tantangan
Pengadaan tanah untuk KDMP memerlukan lokasi strategis, kondisi fisik lahan yang siap bangun, dan aset desa tersedia minimal 1.000 m². Namun, banyak desa yang terkendala dalam memenuhi kriteria ini.
“Kriteria lahan harus meliputi lokasi strategis, kondisi fisik lahan yang siap bangun, dan aset desa tersedia minimal 1.000 m², hal inilah yang terkendala oleh banyak desa,” ungkap Agus Hendra.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Di Kecamatan Cisalak, terdiri dari 9 desa, hanya satu desa yang kini sedang dalam tahap proses pembangunannya, sementara 8 desa lainnya masih memutar otak untuk pengadaan tanah KDMP.
Honor Pegawai: Ketidakpastian dan Kekhawatiran
Honor pegawai KDMP berasal dari dana operasional koperasi, bukan APBN atau APBD. Besaran gaji disesuaikan dengan skala usaha dan keputusan rapat anggota, namun belum ada ketetapan resmi.
“Kemenkop perlu memberikan perhatian serius pada isu ini,” ujar Agus Hendra.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Agus Hendra menyatakan bahwa pembentukan KDMP bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, ketidakpastian terkait honor pegawai dapat mempengaruhi kinerja dan motivasi pegawai.
Harapan dan Tantangan Ke Depan
KDMP ini hanya akan berjalan bagi desa yang mempunyai lokasi lahan yang strategis, namun ini tidak menentukan keberlangsungan jika honornya tidak diperhatikan.
Kemenkop diharapkan segera menyelesaikan isu ini untuk memastikan kelangsungan program KDMP.***
Penulis : Gerry






