DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mematangkan rancangan teknis pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul), proyek unggulan Gubernur Dedi Mulyadi yang diharapkan menjawab kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri masa depan.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa pembangunan fisik sekolah akan dimulai pada 2026 dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.
Saat ini, Pemprov Jabar sedang menajamkan detail teknis kurikulum serta infrastruktur. Kamis (15/1/2026).
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
“Pak Gubernur sudah menyampaikan kebijakan makro, kini kami pertajam mikronya bersama Dinas Pendidikan,” ujar Herman.
Sekolah Maung dirancang dengan pendekatan lintas bidang yang sepenuhnya berorientasi pada pasar kerja, berbeda dengan model pendidikan konvensional.
Fokus utamanya bukan sekadar memberi ijazah, melainkan mencetak lulusan yang memiliki kompetensi spesifik siap diserap industri maupun sektor agraris.
Gubernur Dedi Mulyadi sebelumnya telah memetakan enam pilar utama yang akan menjadi jurusan di Sekolah Maung: Teknologi Informasi, Otomotif, Pertanian, Olahraga, Elektro, dan Kelautan.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Kami ingin lulusan yang memenuhi standar kompetensi kebutuhan saat ini dan masa depan, baik di industri maupun pertanian,” kata Herman.
Lokasi pembangunan masih dalam tahap pemetaan wilayah dan kapasitas sekolah untuk memastikan distribusi pendidikan yang merata.
Dinas Pendidikan Jabar kini merampungkan data kuantitatif terkait rencana jumlah siswa dan kebutuhan pendukung lainnya.
Gubernur Dedi, yang akrab disebut KDM, optimistis proyek ini akan berjalan lancar.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Meski Pemprov Jabar telah menyiapkan dana daerah, ia tetap membuka ruang bagi dukungan pendanaan dari pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.
Dengan langkah‑langkah tersebut, Sekolah Maung diharapkan menjadi model pendidikan vokasi yang menyiapkan generasi Jawa Barat menghadapi tantangan industri 4.0 dan pertanian modern.***
Penulis : Gr






