SPPG Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang Fokus pada Menu Makanan dan Kesehatan Relawan

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang resmi diluncurkan pada 14 Oktober 2025 lalu. Kamis (15/1/2026).

Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang resmi diluncurkan pada 14 Oktober 2025 lalu. Kamis (15/1/2026).

DN.com – Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang resmi diluncurkan pada 14 Oktober 2025 lalu. Kamis (15/1/2026).

Sementara penerima manfaat mulai dari 1.000 penerima, jumlah tersebut terus bertambah menjadi 1.200, 1.500, dan kini mencapai 3.958 orang.

Dari angka itu, sekitar 3.400 orang merupakan peserta pendidikan (B3), sisanya merupakan penerima manfaat lain.

Pengelola program membagi penerima menjadi dua grup: grup VIP sekolah dan grup VIP kader.

“Melalui grup‑grup tersebut, komunikasi antara pengurus, guru PAUD/TK, dan relawan berjalan lancar.

“Kami rutin mengadakan silaturahmi, melalui pesan di group terkait dengan menu makanan,” ujar Kepala SPPG Neng Riani Nofianti, S.E.

Pada setiap harinya, menu SPPG Tanjungsiang-Tanjungsiang selalu terupdate.

Selain fokus pada distribusi gizi, SPPG berkolaborasi dengan UPTD Puskesmas Tanjungsiang untuk pemeriksaan kesehatan rutin relawan.

Setiap Sabtu, kami mengadakan senam, kerja bakti, dan family gathering untuk memperkuat kebersamaan. Relawan juga menerima suplemen vitamin setiap dua minggu sekali,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, jumlah relawan aktif tercatat 47 orang, dengan tambahan 5 orang lainnya yang siap dilibatkan.

Program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat,” ujaranya.

SPPG Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat untuk menyesuaikan kurikulum gizi, sehingga manfaatnya dapat terintegrasi secara berkelanjutan.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Cemburu Berujung Maut di Cinambo, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Bandung
Ribuan Honorer Sekolah di Jabar Belum Digaji, Dedi Mulyadi Siap Temui Menteri PANR

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan

Jumat, 24 April 2026 - 11:38 WIB

Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 23 April 2026 - 13:28 WIB

Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB