Kesenian Berokan, Warisan Budaya Leluhur, Dinas Kebudayaan Kabupaten Indramayu Terus Berkomitmen Melestarikannya 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesenian Berokan, Warisan Budaya Leluhur, Dinas Kebudayaan Kabupaten Indramayu Terus Berkomitmen Melestarikannya 

Kesenian Berokan, Warisan Budaya Leluhur, Dinas Kebudayaan Kabupaten Indramayu Terus Berkomitmen Melestarikannya 

 

Deltanusantara.com – Kabupaten Indramayu memiliki berbagai macam kesenian tradisional yang unik dan menarik, salah satunya adalah kesenian Berokan.

Berokan merupakan kesenian tradisional khas Indramayu yang menampilkan tokoh dengan kostum khas dan topeng kepala hewan.

Kesenian ini memiliki nilai-nilai filosofi yang mencerminkan kehidupan pesisir dan kepekaan terhadap alam.

Berokan memiliki topeng kepala hewan yang terbuat dari kayu dan kain, serta kostum dari karung goni.

Saat pertunjukan, tokoh Berokan akan mengeluarkan suara seperti terompet, yang berasal dari sebuah benda kecil di dalam mulut.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi
Wa’ Aong, salah satu pelaku seni Berokan dari Kecamatan Trisi, menyampaikan bahwa dirinya telah melestarikan kesenian ini selama bertahun-tahun.

Kesenian ini dianggap sebagai seni rakyat yang tua dalam khasanah budaya nusantara khususnya di Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Menurut keterangan Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu sejak tahun 1970 sampai tahun 1990 hampir 50 lebih grub kesenian berokan masi eksis melestarikan.

Namun dengan kemajuan jaman kesenian Berokan dari tahun 2000 sampai sekarang sudah terjadinya pengurangan dan yang masi bertahan ada di tiga kecamatan yakni kecamatan sliyeg, Kecamatan Trisi dan Kecamatan Lelea. Selasa (29/04/2025).

Baca Juga:  Kunjungi Keluarga Korban Ledakan di Garut, Kapolda Jabar Bersama Pangdam III Siliwangi Berikan Santunan 

Sementara itu Pamong Kebudayaan, Suparto Agustinus, menjelaskan bahwa, Berokan memiliki filosofi yang menarik dan banyak makna baik secara agama maupun adat istiadat.

Teknik memainkan kesenian Berokan memiliki beberapa tahapan, termasuk persiapan alat musik pengiring, ritual mantra atau doa sebelum menggunakan kostum Berokan, aksi Berokan, dan ruatan rumah,” kata dia saat ditemui di Deltanusantara.com di ruang kerjanya.

Ditempat terpisah, Wa’ Aong, salah satu pelaku seni Berokan dari Kecamatan Trisi, menyampaikan bahwa dirinya telah melestarikan kesenian ini selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  DKM Mesjid Annur Tanjungsiang Luncurkan Produk UMKM, Guna Mendorong Ekonomi Pengurus serta Warga Sekitar Mesjid

Saya memperkenalkan dunia seni Berokan kepada masyarakat, terutama pada anak-anak jaman sekarang,”tuturnya.

Ia menyatakan bahwa aktivitas dalam terus memperkenalkan Berokan tersebut dengan cara melalui mengamen dan mengisi undangan-undangan berbagai acara.

Wa’ Aong mengungkapkan bawha dengan kemajuan jaman, kesenian Berokan mengalami penurunan, namun masih ada beberapa grub kesenian yang melestarikannya.

Dirinya pun berharap agar perlu dilakukan upaya pelestarian kesenian Berokan, terutama dalam dunia pendidikan kebudayaan Kabupaten Indramayu,”harapnya.

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com di GoogleNews.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat
Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung
Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung
Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia
Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 
Camat Cisalak Pimpin Rapat Minggon Triwulanan, Bahas Pilkades Serentak, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan
Pemprov Jabar Ambil Alih Jembatan Gantung Margacinta Pangandaran, Pembangunan Permanen Ditargetkan 2027
Lansia di Cisompet Ditemukan Meninggal, Polisi Amankan Seorang Pria

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:15 WIB

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 9 September 2026 - 15:07 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung

Jumat, 4 September 2026 - 13:02 WIB

Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia

Jumat, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 

Berita Terbaru