Gubernur Jabar Pertanyakan Aliran Dana Rp600 Juta dari AQUA ke Perumda Tirta Rangga Subang

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi (KDM), menanyakan ke mana aliran dana ratusan juta rupiah yang rutin disetorkan PT. Tirta Investama ( AQUA) ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Rangga Subang. 

Dedi Mulyadi (KDM), menanyakan ke mana aliran dana ratusan juta rupiah yang rutin disetorkan PT. Tirta Investama ( AQUA) ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Rangga Subang. 

 

Deltanusantara.com – Sorotan publik makin tajam setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mempertanyakan ke mana aliran dana ratusan juta rupiah yang rutin disetorkan PT. Tirta Investama (AQUA) ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Rangga Subang.

Dalam sebuah video yang viral di Instagram, Dedi Mulyadi dengan nada kritis mempertanyakan transparansi dana sekitar Rp600 juta per bulan yang disebut mengalir dari PT Tirta Investama (AQUA) ke rekening Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) pada Sabtu (1/11/2025).

Ia menuntut agar dana tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar yang hingga kini masih kesulitan menikmati air bersih.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, membenarkan adanya setoran rutin tersebut.

Lukman menjelaskan bahwa kerja sama antara PDAM Subang (kini Perumda TRS) dan pihak AQUA sudah berlangsung lama, tepatnya sejak 3 Juni 1997, melalui PT Tirta Darmaga Pasanggrahan yang kini berganti nama menjadi PT Tirta Investama.

“Pendapatan dari AQUA sama seperti pelanggan lain, semua tercatat dan masuk ke rekening resmi perusahaan,” tegas Lukman, pada Kamis (30/10).

Menurutnya, dana kerja sama itu merupakan hasil penyediaan air bersih dari sumber mata air Cipondok untuk kebutuhan industri air minum kemasan AQUA di wilayah Pasanggrahan, Subang.

Lukman memastikan semua dana dikelola secara akuntabel dan transparan, serta menjadi penopang keuangan perusahaan dan daerah.

“Pendapatan ini turut menopang PAD (Pendapatan Asli Daerah), karena 55% dari total keuntungan bersih disetorkan ke kas Pemerintah Kabupaten Subang, sesuai Peraturan Daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Lukman juga menyebutkan adanya program dana konservasi lingkungan sebesar 5% dari total tagihan rekening air yang disalurkan ke dua desa penerima manfaat, yakni Desa Darmaga (Kecamatan Cisalak) dan Desa Pasanggrahan (Kecamatan Kasomalang).

Dana tersebut ditransfer langsung ke rekening pemerintah desa setiap bulan. Kendati demikian, sorotan publik terhadap pengelolaan sumber air Cipondok dan transparansi manfaatnya bagi masyarakat sekitar belum surut.

Warga masih menanti bukti nyata bahwa kerja sama yang sudah berjalan hampir tiga dekade ini benar-benar memberikan “keadilan air” bagi semua pihak.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Cemburu Berujung Maut di Cinambo, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Bandung
Ribuan Honorer Sekolah di Jabar Belum Digaji, Dedi Mulyadi Siap Temui Menteri PANR

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan

Jumat, 24 April 2026 - 11:38 WIB

Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 23 April 2026 - 13:28 WIB

Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB