Deltanusantara.com – Puluhan siswa SMKN 1 Cihampelas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 24 September 2025.
Ini merupakan kasus keracunan massal ketiga dalam beberapa hari terakhir di KBB, setelah sebelumnya terjadi di Cipongkor dengan dua dapur MBG berbeda.
Hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 39 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan, 19 siswa dilarikan ke RSUD Cililin untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Cililin AKP. DMS Andriani Sapin.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Sementara 20 siswa lainnya dirawat di sekolah. Gejala yang dialami siswa relatif seragam, meliputi, mual, pusing, muntah-muntah dan gangguan pencernaan lainnya.
Polsek Cililin masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan.
Kapolsek Cililin AKP. DMS Andriani Sapin menyebutkan makanan yang dibagikan berupa ayam goreng, kentang rebus, telur rebus, pecel, dan pisang dari Dapur SPPG Mekarmukti.
Jumlah korban keracunan massal ini terus bertambah, dengan total saat ini mencapai 57 orang.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Korban tersebar di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain. RSUD Cililin 13 orang, Puskesmas Cihampelas 6 orang, Puskesmas Cililin 7 orang,” jelasnya.
RSIA Azzahra Batulayang 7 orang. Klinik Yaki 1 orang. RSIA Anugrah AlZ 8 orang, dan UKS SMKN 1 Cihampelas 9 orang
Sementara itu, 7 siswa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.***
Penulis : A Rahmat
Editor : Gr






