Deltanusantara.com – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga Senin (22/9/2025) pukul 23.56 WIB, jumlah korban sementara tercatat sebanyak 301 orang, terdiri dari siswa SD, MTs, SMP, dan SMK. Selasa (23/9/2025).
Penanganan darurat dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan rincian:
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
– Puskesmas Cipongkor: 116 orang dirawat
– *Bidan Desa Sirnagalih: 13 orang dirawat
– RSUD Cililin: 27 orang dirawat
– Posko Kecamatan Cipongkor: 127 orang dirawat
– RSIA Anugrah: 18 orang dirawat
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menelusuri sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara program MBG untuk evaluasi menyeluruh
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) dan menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menampung korban.
Mereka juga mengambil sampel muntahan untuk dibawa ke laboratorium guna mengetahui penyebab keracunan.***
Penulis : Gr
Sumber Berita : Moh Asep/ Humas Polda Jabar






