Pemerintah Impor 100 Ribu Tabung CNG 3 Kg dari China, Siap Gantikan LPG Subsidi

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Impor 100 Ribu Tabung CNG 3 Kg dari China, Siap Gantikan LPG Subsidi. 
Poto. Ilustrasi

Pemerintah Impor 100 Ribu Tabung CNG 3 Kg dari China, Siap Gantikan LPG Subsidi. Poto. Ilustrasi

 

DN.com – Pemerintah berencana mengimpor sekitar 100.000 tabung Compressed Natural Gas (CNG) berukuran 3 kilogram (kg) dari China. Selasa (19/5/2026).

Kebijakan ini diambil karena industri dalam negeri belum mampu memproduksi tabung CNG dengan spesifikasi tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa impor ini merupakan langkah awal dalam implementasi penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg yang selama ini masih bergantung pada impor.

“Teknologinya masih tinggi, dan saat ini yang mampu memproduksi memang dari luar negeri. Kita di dalam negeri belum bisa,” ujar Laode.

Ia menegaskan, impor dari China tersebut bersifat tahap awal untuk uji coba dan pengembangan lebih lanjut.

Ke depan, pemerintah akan mendorong produsen luar negeri untuk membangun pabrik di Indonesia jika penggunaan CNG semakin masif.

“Kalau sudah berkembang luas, kita akan minta mereka masuk dan bangun pabrik di sini. Kalau mau pasar Indonesia, harus produksi di Indonesia,” katanya.

Laode mengungkapkan, setelah proses pemesanan dilakukan, pemerintah menargetkan dalam waktu satu hingga dua bulan tabung CNG tersebut sudah dapat diuji coba.

“Dalam 1–2 bulan ke depan kita sudah punya tabung untuk diuji. Ini tipe baru, setara LPG 3 kg, dan memang belum ada di dunia. Yang sudah ada itu setara LPG 12 kg,” jelasnya.

Dari sisi keamanan, pemerintah memastikan bahwa tabung CNG akan dirancang dengan standar tinggi, bahkan diklaim lebih aman dibandingkan tabung LPG 3 kg yang saat ini digunakan masyarakat.

“Kuncinya ada pada kekuatan tabung dan valve-nya. Kalau itu disiapkan dengan baik, maka bisa lebih aman,” pungkasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

KPK Periksa 12 ASN Bea Cukai, Kasus Korupsi Impor Barang Seret 7 Tersangka
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan, Dipicu Pelemahan Monsun dan Aktivitas MJO
Transparansi BUMDes Disorot, Warga Diminta Aktif Awasi dan Laporkan Dugaan Penyimpangan
MK Kabulkan Pencabutan Gugatan APBN 2026 Terkait Program Makan Bergizi Gratis
Sidak Dudung di Dapur MBG Jakarta: Temukan Belatung hingga Ancam Penutupan SPPG Tak Layak
ICW Laporkan Dugaan Markup Rp49,5 Miliar Sertifikasi Halal BGN ke KPK
Penjualan Mobil Melonjak April 2026, Tren Mobil Listrik Kian Menguat
Kemenag Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual di Pesantren

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:32 WIB

Pemerintah Impor 100 Ribu Tabung CNG 3 Kg dari China, Siap Gantikan LPG Subsidi

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:57 WIB

KPK Periksa 12 ASN Bea Cukai, Kasus Korupsi Impor Barang Seret 7 Tersangka

Senin, 18 Mei 2026 - 19:43 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan, Dipicu Pelemahan Monsun dan Aktivitas MJO

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Transparansi BUMDes Disorot, Warga Diminta Aktif Awasi dan Laporkan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:00 WIB

MK Kabulkan Pencabutan Gugatan APBN 2026 Terkait Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru