Longsor Curug Cileat Subang Seret Dua Wisatawan, Basarnas Terapkan Pencarian Dua Jalur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas,TNI, POLRI, TAGANA, BPBD, Muspika Kecamatan, aparatur desa, serta masyarakat setempat.

Basarnas,TNI, POLRI, TAGANA, BPBD, Muspika Kecamatan, aparatur desa, serta masyarakat setempat.

DN.com – Bencana tanah longsor terjadi di kawasan wisata Curug Cileat, Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Insiden ini mengakibatkan dua orang wisatawan terbawa material longsoran. Sabtu (16/5/2026).

Berdasarkan laporan TAGANA Kabupaten Subang, kedua korban merupakan perempuan, yakni Alda Apriliani (22), pekerja swasta asal Cikampek, dan Winda Limbong (20), pekerja swasta asal Kosambi, Karawang.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan PT KAI Kerja Sama Kembangkan Transportasi Kereta Cepat

Kejadian bermula saat korban berada di area wisata Curug Cileat. Secara tiba-tiba, longsoran tanah terjadi dan menyeret keduanya. Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Upaya penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya, Basarnas, TNI, POLRI, TAGANA, BPBD, Muspika Kecamatan, aparatur desa, serta masyarakat setempat.

Tim terus melakukan pencarian disertai koordinasi intensif untuk mempercepat proses evakuasi.

Baca Juga:  Dalam Operasi Zebra Lodaya, Polantas Majalengka Beri Apresiasi kepada Guru dengan Program Polantas Menyapa

Kepala Operasi Basarnas, Moch. Adip, menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi pencarian, mengingat kondisi lokasi yang berpotensi membahayakan.

Dalam pelaksanaannya, Basarnas menerapkan strategi pencarian melalui dua jalur, yakni jalur atas di sekitar area longsoran dan jalur aliran sungai.

Metode ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan posisi korban berada di dua titik berbeda.

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk tidak mendekati lokasi kejadian guna menghindari risiko tambahan.

Baca Juga:  Stop Alih Fungsi, Wujudkan Jabar Hijau: Gubernur Dedi Mulyadi Beraksi

Seluruh proses pencarian diserahkan kepada tim SAR gabungan agar berjalan optimal.

Tidak terdapat laporan kerusakan fasilitas umum maupun kebutuhan darurat mendesak dalam kejadian ini. Namun, proses pencarian korban masih terus berlangsung.

Basarnas mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan keselamatan korban serta berharap operasi pencarian dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru