Komnas PPLH Jabar Soroti Tata Kelola Program MBG, Tekankan Profesionalitas SPPG dan Keamanan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Komnas PPLH Jabar, Alwan, menekankan pentingnya pengelolaan SPPG secara profesional dan terstruktur agar program MBG dapat berjalan optimal serta tepat sasaran. Poto ilustrasi.

Perwakilan Komnas PPLH Jabar, Alwan, menekankan pentingnya pengelolaan SPPG secara profesional dan terstruktur agar program MBG dapat berjalan optimal serta tepat sasaran. Poto ilustrasi.

DN.com – Dewan Pimpinan Wilayah Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Jawa Barat menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Senin (18/5/2026).

Adapun yang menjadi sorotannya, terkait tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kualitas sumber daya manusia, keamanan pangan, hingga pengelolaan limbah dapur.

Perwakilan Komnas PPLH Jabar, Alwan, menekankan pentingnya pengelolaan SPPG secara profesional dan terstruktur agar program MBG dapat berjalan optimal serta tepat sasaran.

Menurutnya, kelembagaan SPPG perlu berada di bawah naungan yayasan agar memiliki sistem yang jelas, terukur, dan akuntabel.

Baca Juga:  Mahfud MD Usul Pengelolaan MBG Dialihkan ke Desa, Soroti Kontrak SPPG

“SPPG harus dikelola secara profesional agar kualitas pelayanan dan keamanan pangan tetap terjaga,” ujar Alwan.

Ia juga menyoroti kompetensi tenaga pengelola dapur, termasuk peran ahli gizi dalam program tersebut.

Menurutnya, kapasitas tenaga ahli tidak cukup hanya berbasis teori, melainkan harus didukung pengalaman lapangan dan standar kompetensi yang memadai.

“Ahli gizi tidak cukup hanya mengandalkan teori, tetapi juga harus memahami praktik di lapangan,” tambahnya.

Alwan menegaskan, Komnas PPLH tidak hanya memberikan kritik, tetapi juga menyiapkan langkah konkret sebagai solusi.

Baca Juga:  Dugaan Makanan Basi dan Bau dalam Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung

Saat ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komnas PPLH tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan makanan bergizi serta sistem keamanan pangan.

Selain itu, Komnas PPLH juga menyiapkan tenaga ahli untuk memberikan pelatihan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) kepada karyawan SPPG.

Pelatihan ini dinilai penting untuk mencegah potensi kontaminasi makanan selama proses pengolahan.

“Keamanan pangan harus menjadi prioritas agar program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada aspek pengolahan makanan, Komnas PPLH juga menaruh perhatian terhadap pengelolaan limbah dari operasional dapur SPPG.

Baca Juga:  Kepala Desa Karangkerta Indramayu Meminta PT. Bumi Karsa Perbaikan Jalan Desa serta Sarana Lainnya yang Rusak

Sebagai langkah penanganan, DPP Komnas PPLH telah membentuk tim konsultan serta menjalin kerja sama dengan pabrikan penyedia Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Semarang yang akan menggunakan merek “Bio PPLH”.

Di sisi lain, setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komnas PPLH akan diberdayakan melalui pelatihan pembuatan bakteri pengurai guna mengatasi bau serta limbah organik dari dapur MBG.

“Tujuan kami agar pelaksanaan program MBG berjalan baik, aman, dan ramah lingkungan,” pungkas Alwan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru