Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Pastikan Penanganan dan Kompensasi

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

 

DN.com – Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan dilakukan di RSUD Kota Bekasi sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para korban.

Dalam keterangannya, Prabowo menyampaikan bahwa sebagian korban luka telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sebagian sudah ada yang pulang. Hampir semuanya sudah ditangani dengan baik,” ujar Prabowo.

Ia juga memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan kompensasi dari pihak terkait.

Menurutnya, proses penanganan korban berjalan baik dan terus dipantau oleh pemerintah.

Presiden tiba di RSUD Kota Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB. Dalam kunjungan tersebut.

Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.

Sebelumnya, PT KAI melaporkan bahwa insiden kecelakaan antara KA jarak jauh dan KRL di wilayah Bekasi Timur mengakibatkan tujuh penumpang meninggal dunia.

Selain itu, tercatat sebanyak 81 orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.

Pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan penanganan lanjutan serta investigasi guna memastikan penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional
Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:32 WIB

Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Berita Terbaru