DN.com – Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan dilakukan di RSUD Kota Bekasi sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para korban.
Dalam keterangannya, Prabowo menyampaikan bahwa sebagian korban luka telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:
Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional
Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”
Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut
Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Sebagian sudah ada yang pulang. Hampir semuanya sudah ditangani dengan baik,” ujar Prabowo.
Ia juga memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan kompensasi dari pihak terkait.
Menurutnya, proses penanganan korban berjalan baik dan terus dipantau oleh pemerintah.
Baca Juga:
Berani Tanpa Modal Uang, Sami’an Guncang Tradisi Mahar Politik dan Sentil Pengelolaan Tanah Ganjaran
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
Presiden tiba di RSUD Kota Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB. Dalam kunjungan tersebut.
Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
Sebelumnya, PT KAI melaporkan bahwa insiden kecelakaan antara KA jarak jauh dan KRL di wilayah Bekasi Timur mengakibatkan tujuh penumpang meninggal dunia.
Selain itu, tercatat sebanyak 81 orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.
Baca Juga:
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan penanganan lanjutan serta investigasi guna memastikan penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***
Penulis : Redaksi






