BI: Harga BBM Bersubsidi Stabil Berpotensi Perkuat Rupiah di Tengah Gejolak Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.

 

DN.com – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite, berpotensi memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai tukar rupiah.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting terutama di tengah gejolak harga minyak mentah dunia yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah, melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

Ketegangan tersebut turut mengganggu jalur utama distribusi migas dunia di Selat Hormuz.

Baca Juga:  Bahlil Siapkan Pengganti LPG, Gas CNG Diklaim Lebih Murah hingga 30 Persen

“Pemerintah tidak menaikkan harga BBM, ini positif untuk menjaga rupiah ke depannya,” ujar Destry dalam acara Central Banking Forum 2026 CNBC Indonesia di Jakarta, Senin  (13/4/2026).

Destry menjelaskan, tekanan terhadap nilai tukar rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS (DXY), yang mendorong penguatan mata uang Negeri Paman Sam terhadap berbagai mata uang global, termasuk rupiah.

Ia menegaskan bahwa pelemahan rupiah bukan terjadi secara sendiri, melainkan juga dialami oleh sejumlah negara lain sejak meningkatnya ketegangan geopolitik.

Baca Juga:  Satnarkoba Polresta Bandung Kembali Membongkar Jaringan Obat Keras di Kabupaten Bandung

Hingga saat ini, rupiah tercatat mengalami depresiasi sekitar 1,91 persen secara year to date.

Pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026), nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah berada di level Rp17.100 per dolar AS atau melemah sekitar 0,09 persen.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat (10/4/2026), rupiah juga terkoreksi tipis 0,03 persen ke posisi Rp17.085 per dolar AS.

Baca Juga:  Raja Yordania Abdullah II Beri Ucapan Selamat Ratu Reina Doakan yang Terbaik untuk Prabowo Subianto

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, tercatat menguat 0,37 persen ke level 99,010 pada pukul 09.00 WIB.

Penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset aman (safe haven), menyusul belum tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran setelah pembicaraan panjang.

Kondisi ini menambah ketidakpastian global yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa
Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG
KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim
Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG
Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres
Istana Jelaskan Alasan Prabowo dan Gibran Tak Duduk Berdampingan di Sidang Kabinet Paripurna
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Fokus Berobat Penyakit Jantung atas Restu Presiden Prabowo
Rencana Pemerintah Gandeng PT Pindad Produksi Tabung CNG 3 Kg

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:36 WIB

Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26 WIB

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:36 WIB

Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres

Berita Terbaru