DN.com – Menyambut Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang, pemerintah daerah melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menginisiasi gerakan pelestarian lingkungan dengan mengurangi produksi sampah. Senin (6/4/2026).
Imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat daerah, camat, pimpinan perbankan, BUMD, perusahaan swasta, hingga pimpinan organisasi di Kabupaten Subang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini, masyarakat diimbau untuk tidak lagi menggunakan karangan bunga sebagai ucapan selamat.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Sebagai gantinya, ucapan tersebut dapat diwujudkan melalui penyerahan bibit tanaman.

Langkah ini diharapkan mampu mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus menekan volume sampah secara signifikan.
Menindaklanjuti imbauan tersebut, Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang menunjukkan komitmennya dengan berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Ketua FPP Kabupaten Subang, Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I., M.M.Pd., menyerahkan dua bibit pohon Kadu Montong sebagai simbol dukungan.
“Ini bukti bahwa pesantren turut berperan dalam menjaga kelestarian alam,” ujar Ahmad Sobari.
Ia juga menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat.
Melalui gerakan ini, diharapkan peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang dapat berlangsung lebih bermakna dan berkelanjutan, dengan menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup,”tutupnya.***
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Penulis : Redaksi






