DN.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama libur Lebaran 2026. Selasa (24/3/2026).
Ia menilai, kepatuhan warga berjalan lancar dan bahkan mengalami peningkatan signifikan.
Menurut Dedi, lonjakan pembayaran PKB tidak lepas dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan diskon sebesar 10 persen.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Program tersebut dinilai efektif mendorong masyarakat untuk tetap membayar pajak meski dalam suasana libur.
“Warga Jabar sangat istimewa. Di saat Lebaran, masih banyak yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor dengan memanfaatkan diskon 10 persen,” ujar Dedi dalam keterangannya di Subang, Senin (23/3/2026).
Pemprov Jabar menyediakan layanan pembayaran pajak secara daring untuk memudahkan masyarakat.
Pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi e-Samsat seperti Sambara dalam platform Sapa Warga, serta aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal).
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Dedi menyebut, tingginya transaksi melalui layanan digital menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak.
Selain itu, sistem daring juga membuat warga tidak perlu datang dan mengantre di kantor Samsat.
“Ada yang membayar lewat aplikasi Sambara, ada juga melalui Signal, Samsat Digital Nasional,” ungkapnya.
Ia juga membandingkan capaian pendapatan pajak tahun ini dengan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Pada Lebaran 2025, realisasi pendapatan PKB tercatat sedikit di atas Rp400 juta. Sementara pada Lebaran 2026, angka tersebut melonjak tajam hingga sekitar Rp1,3 miliar.
Peningkatan ini menjadi indikator positif terhadap efektivitas kebijakan insentif pajak sekaligus tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pendapatan daerah.***
Penulis : Redaksi






