DN.com – Menjelang Ramadan, ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Jawa Barat berkumpul di perbatasan Bojongsoang Buahbatu, Jumat (14/2/2026).
Sekitar 2.500 ojol hadir dalam kegiatan “Ngariung Aman” yang digelar Polda Jabar sebagai penguatan peran Ojol Kamtibmas.
Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan meresmikan Bengkel Ojol dan Warung Ojol yang telah tersebar di wilayah hukum Polda Jabar.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Rekan-rekan ojol bukan hanya pengantar penumpang atau barang, tetapi juga mata dan telinga di lapangan. Dalam konteks itu, peran ojol kamtibmas menjadi sangat strategis,” ujarnya.
Irjen Rudi menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga Jawa Barat aman dan kondusif, terutama menjelang Ramadan.
“Menjaga Jawa Barat bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tugas kita semua,” tandasnya.
Dengan semangat sauyunan, kita siapkan diri sebelum Ramadan datang agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan beraktivitas dengan aman,” katanya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar juga menyerahkan atribut Ojol Kamtibmas sebagai simbol amanah dan kepercayaan.
“Atribut ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor tertib lalu lintas dan kepedulian sosial,” tegasnya.
Polda Jabar berharap komunitas ojol dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Jawa Barat, terutama dalam menghadapi momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






