Tanggapi Kasus Pungli Samsat, Dedi Mulyadi Janjikan Evaluasi Total Pelayanan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi angkat bicara soal pungli Samsat, janji tindak dan evaluasi menyeluruh. Foto tangkap layar @KDM Channel.

Dedi Mulyadi angkat bicara soal pungli Samsat, janji tindak dan evaluasi menyeluruh. Foto tangkap layar @KDM Channel.

DN.com – Viralnya dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp700 ribu di kantor Samsat bukan sekadar mencerminkan buruknya pelayanan, tetapi juga menjadi ujian besar bagi kepercayaan publik terhadap pemerintah. Senin (6/4/2026).

Video yang diunggah akun TikTok Deni Priaone memperlihatkan seorang warga mengaku dipersulit saat hendak membayar pajak kendaraan bermotor.

Ia bahkan diminta biaya tambahan dengan alasan administrasi karena kendaraan tersebut bukan atas nama dirinya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Usulkan Underpass di Pasteur, Solusi Atasi Kemacetan Pintu Masuk Bandung

Kasus ini langsung menarik perhatian luas, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia menyampaikan kekecewaannya dan menegaskan bahwa pelayanan publik seharusnya berpihak kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

Menurut Dedi, kemudahan dalam proses pembayaran pajak menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Jika warga justru merasa dipersulit, maka yang dipertanyakan bukan hanya sistem, tetapi juga integritas aparat di lapangan.

Baca Juga:  Jalan Tambakmekar-Kasomalang, Bertahun-tahun Rusak, Bupati Subang Reynaldy: Secepatnya Jalan Ini Segera Diperbaiki 

Ia memastikan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di Jawa Barat.

Fenomena ini juga memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet menilai reformasi pelayanan publik harus benar-benar diterapkan hingga ke tingkat petugas lapangan, bukan hanya berhenti pada kebijakan di atas kertas.

Baca Juga:  Polda Jabar Lakukan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas SIPSS 2026

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam sekaligus momentum bagi pemerintah untuk membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu
Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga
Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas
Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian
Pemprov Jabar Siapkan Pelatihan Berbasis SMK, Penuhi Kebutuhan 8.000 Pekerja VinFast Subang pada 2027
Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar
Stadion Si Jalak Harupat Direnovasi 2027, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Siapkan Standar Internasional
Irjen Pol. Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Siap Lanjutkan Program dan Benahi Pekerjaan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar

Berita Terbaru