Deltanusantara.com – Pengganti study tour yang dilarang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kini Pemkot Cimahi sudah menyiapkan kegiatan alternatif lain sebagai penggantinya.
Sekolah di Kota Cimahi didorong untuk melaksanakan walking tour, program edukatif yang mengajak siswa mengenal lokasi-lokasi bersejarah di kota mereka sendiri.
“Itu berkaitan aktivitas di sekolah. Cimahi itu banyak bangunan-bangunan yang bersejarah, sehingga mereka semakin kenal, semakin cinta terhadap Kota Cimahi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, Rabu (1/8/2025).
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Menurutnya, walking tour menjadi alternatif pengganti study tour agar para siswa di Kota Cimahi tetap bisa menemukan pembelajaran di luar sekolah dengan biaya yang cukup hemat dan tidak memberatkan orang tua.
Meski disebut hemat biaya, kata dia, bukan berarti tanpa pengeluaran. Nana menjelaskan, pembiayaan tetap ada, terutama untuk kebutuhan logistik seperti bahan bakar dan makanan.
“Iya, itu didorong kepada, kan pengelolaannya disebut pariwisata, dengan perhimpunan pemandu wisata, kami mendorong silakan lah. Karena kan pada waktu mereka studi tour itu, perlu ada BBM,” katanya.
Kebijakan ini, kata Nana, bukan hanya sudah diterapkan, tapi juga mendapat sambutan positif dari siswa maupun orang tua.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Sudah, sudah dari tahun kemarin. Tahun kemarin sudah kita jalankan. Antusias anak juga sangat bersemangat untuk mengikuti itu. Namun mungkin ada giliran lah, karena kan banyak satuan,” katanya.
Penulis : Gerry






