Kabar Terkini Lebaran 2025, Kendaraan di Jalur Selatan Nagreg Arah Tasikmalaya Padat Merayap 

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Terkini Lebaran 2025, Kendaraan di Jalur Selatan Nagreg Arah Tasikmalaya Padat Merayap 

Kabar Terkini Lebaran 2025, Kendaraan di Jalur Selatan Nagreg Arah Tasikmalaya Padat Merayap 

 

Deltanusantara.com – Sudah hal yang kerap sering terjadi dalam setiap tahunnya yaitu pada momen mudik lebaran, dalam hal ini Lebaran 2025. Selasa 1 April 2025.

Kemacetan yang melanda jalur selatan Jawa Barat pada mudik Lebaran, khususnya di lintasan arah Bandung menuju Tasikmalaya ini, selalu terjadi pada setiap momen lebaran.

Seperti diketahui ada tiga titik kemacetan utama yang bertahun-tahun belum juga bisa diatasi yaitu di kawasan Pasar Limbangan, Lewo, dan Malangbong.

Para pemudik terjebak kemacetan parah yang terjadi Pada hari Senin 31 Maret. Akibatnya, kecamatan tersebut petugas kepolisian bekerja keras untuk mengurai kepadatan dengan menerapkan sistem one way hingga lebih dari 20 kali.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Kasatlantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengungkapkan, kemacetan dimulai sejak seusai pelaksanaan Salat Idulfitri.

Aktivitas mudik lokal dan interlokal menyebabkan volume kendaraan meningkat pesat, sehingga mengakibatkan kemacetan yang tidak terhindarkan dari berbagai arah.

“Kemacetan sudah terlihat sejak pagi hingga sore menjelang petang. Kami sudah menerapkan sistem one way di berbagai titik untuk mengurai kepadatan,” terang Iptu Aang, pada Senin 31 Maret melansir dari Beritasatu.

Hasil pantauan CCTV di Pos Pengamanan Terpadu Garut Trade Centre (GTC) Limbangan menunjukkan, kemacetan terjadi di tiga titik utama.

Diantaranya Limbangan, titik ini tempat bertemunya arus kendaraan dari berbagai arah seperti Garut Kota, Selawi, dan Sumedang, serta beberapa gang di sekitar area tersebut.

“Pemantauan kami di Limbangan, Kadungora, Bandrek, Malangbong, dan Warung Peuteuy menunjukkan bahwa kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya dan Garut terus memadati jalur ini,” ungkapnya.

Kendaraan yang datang dari arah Bandung melalui Nagreg terlihat semakin memadati jalur Limbangan.

Pihak kepolisian pun perlu melakukan pengaturan lebih ketat untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada mudik Lebaran.

Hasil pantauan koresponden Deltanusantara.com pada hari ini, Selasa 1 April  2025, terlihat di jalur Nagreg  kendaraan menuju arah Tasikmalaya padat merayap. Sementara untuk arah ke jalur Garut  terlihat lancar.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Sumber Berita : Koresponden

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru