Deltanusantara.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 mencerminkan ketahanan dan optimisme nasional di tengah ketidakpastian global.
Hal ini disampaikan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,12 persen secara tahunan (year-on-year) untuk periode April–Juni 2025.
Angka ini naik signifikan dibanding kuartal sebelumnya (Q1) yang sebesar 4,87 persen.
Baca Juga:
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
“Alhamdulillah, kita kembali ke jalur pertumbuhan di atas 5 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa arah kebijakan ekonomi kita tetap on track,” ujar Airlangga saat konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Kompas TV dan Republika.
Menurut Airlangga, Indonesia hanya berada satu tingkat di bawah Tiongkok yang mencatat pertumbuhan 5,2 persen pada periode yang sama.
Namun secara regional dan global, Indonesia berhasil mengungguli sejumlah negara besar, seperti Amerika Serikat (sekitar 2,6 persen), Malaysia (4,2 persen), dan Singapura (1,6 persen).
Kinerja ekonomi kuartal II ini ditopang oleh penguatan konsumsi rumah tangga sebesar 4,97 persen dan peningkatan investasi (PMTB) yang tumbuh 6,99 persen.
Baca Juga:
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
Sektor-sektor utama seperti industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan juga menunjukkan pemulihan yang konsisten.
“Ini menjadi sinyal kuat bahwa fundamental ekonomi kita sehat, terutama di tengah transisi pemerintahan dan tekanan geopolitik global,” tambah Airlangga.
Pemerintah optimistis target pertumbuhan tahunan dapat tercapai dengan strategi menjaga daya beli, memperluas investasi, serta mempercepat proyek infrastruktur dan transformasi digital.
Ringkasan Data Ekonomi Q2 2025:
Baca Juga:
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Negara Pertumbuhan Ekonomi (YoY)
Tiongkok 5,2%
Indonesia 5,12%
Amerika Serikat 2,6%
Malaysia 4,2%
Singapura 1,6%
Editor : Gerry
Sumber Berita : BPS






