DN.com – Sejumlah kelompok remaja di Pagaden, Kabupaten Subang memposting senjata tajam seperti celurit, klewang, dan jenis senjata lainnya di akun Instagram mereka. Senin (9/3/2026).
Postingan tersebut bertujuan untuk provokasi dan ajakan tawuran kepada remaja lain, yang membuat masyarakat resah.
Demi mencegah terjadinya tawuran, Polsek Pagaden segera melakukan patroli medsos dan berhasil mendeteksi kelompok tersebut.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin mengungkapkan, dalam menjaga kamtibmas di bulan Ramadhan, pihaknya terus gelar patroli preventif.
“Kami melakukan upaya preventif terkait adanya postingan remaja yang memposting senjata tajam untuk mengajak tawuran,” ujar Ikin Sodikin pada Sabtu (7/3/2026) malam.
Jajaran Polsek Pagaden pun melacak akun tersebut dan menemukan para remaja melalui pendekatan door to door, kemudian mengamankan 6 buah senjata tajam.
Bersama kepala desa, orang tua, dan tokoh masyarakat, Kapolsek memberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
“Kami juga memberikan pemahaman kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, terutama penggunaan media sosial yang sering menjadi pemicu konflik,” imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan patroli preventif sesuai dengan jargon Kapolda Jabar SAUYUNAN JAGA LEMBUR dan Kapolres Subang JAGA SUBANG serta RAWATIB (Ramadhan Wajib Tertib) untuk menjaga suasana Ramadhan aman dan kondusif.
Polsek Pagaden berkomitmen meningkatkan intensitas patroli fisik dan medsos, dan upaya ini diapresiasi oleh masyarakat yang berharap kegiatan tersebut terus dilakukan.***
Penulis : Gr






