Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Gedung Koperasi Merah Putih.

Ilustrasi. Gedung Koperasi Merah Putih.

 

DN.com – Sejumlah pemuda Desa Panjalin Lor, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP tidak dilakukan di lapangan sepak bola.

Pasalnya, lapangan tersebut merupakan fasilitas umum yang selama ini dipergunakan untuk kegiatan olahraga dan aktivitas lainnya. Senin (9/3/2026).

Salah seorang perwakilan pemuda Desa Panjalin Lor, Jani, menyebutkan bahwa pihaknya menolak keras terhadap rencana pembangunan KDMP di area lapangan bola, karena lapangan merupakan ruang publik yang penting bagi warga.

Baca Juga:  Kepala Desa: Musrenbang Desa Sukakerti Fokus Infrastruktur Jalan 

“Lapangan bola itu fasilitas umum, kegunaannya untuk olahraga sepak bola dan olahraga lain. Jika itu dipergunakan untuk pembangunan KDMP maka sarana olahraga tidak ada lagi.

Jadi, jangan mengakomodir program tapi mengorbankan kepentingan lainnya yang berguna bagi masyarakat,” ujar Jani.

Pihaknya dan warga lainnya bukan menolak pembangunan KDMP. Namun, lokasi gedung harus dipertimbangkan kembali.

Sebaiknya, mencari tempat lain yang lebih strategis, mudah dijangkau warga yang butuh barang dagangan yang disediakan KDMP.

Baca Juga:  Koramil 1001/Sumedang Utara dan Warga Ganeas Laksanakan Karya Bhakti Pembangunan Koramil Ganeas

Sementara itu, Ismanto, warga lainnya, berharap agar pembangunan KDMP dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan semua unsur masyarakat serta pemuda yang selama ini memanfaatkan lapangan bola untuk dicari solusi yang tepat menurut banyak pihak.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Sumberjaya Wawan Suhendi mengatakan, keputusan soal lokasi pembangunan berada di tingkat desa.

Baca Juga:  Polres Subang Bergerak Cepat Tanggulangi Ledakan Kebocoran Gas di PT. Pertamina EP Field Subang

Ditempat terpisah, pihak kecamatan hanya berperan memfasilitasi, memberikan dukungan dan saran apabila diperlukan.

“Keputusan ada di tingkat desa, kami hanya memfasilitasi, tidak punya kewenangan untuk menentukan lokasi. Kami hanya memberikan dukungan dan saran apabila diperlukan. Yang penting kondusif dan tidak ada permasalahan ke depannya,” kata Wawan.

Ia berharap persoalan yang terjadi di Desa Panjalin Lor bisa diselesaikan melalui musyawarah antara pemerintah desa dan warga.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru