Deltanusantara.com – Bencana longsor menerjang pemukiman warga di Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin dini hari. (6/8/2025).
Akibat peristiwa tragis ini, seorang anak berusia 8 tahun tewas tertimbun longsor, sementara ibu dan kedua saudaranya mengalami luka berat,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan.
Kronologi Kejadian
Baca Juga:
MTs Tanjungsiang Gelar Turnamen Voli Antar SD/MI, di Milad ke-58
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam.
Menurut Kapolsek Cigalontang, Iptu Aan, longsor berasal dari tebing setinggi enam meter di belakang rumah korban.
Tebing tersebut ambruk dan menerjang dinding rumah saat keluarga Sinta (32) sedang beristirahat,”tuturnya.
Korban Jiwa dan Luka
Baca Juga:
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Nabila (8) ditemukan tewas setelah seluruh tubuhnya tertimbun tanah dan reruntuhan dinding.
Sementara itu, Sinta, Nadia (10), dan Abizar (5) mengalami luka serius akibat hantaman material longsor.
Korban luka berat langsung dievakuasi ke RSUD KHZ Musthafa untuk mendapatkan perawatan medis,” ucap Kapolsek Cigalontang.
Proses Evakuasi dan Pembersihan
Baca Juga:
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Proses evakuasi dan pembersihan material longsor di lokasi kejadian dilakukan oleh tim gabungan dari Shabara Polres Tasikmalaya, TAGANA, BPBD, dan para relawan.
Mereka bekerja sama untuk membersihkan material longsor dan membantu korban yang terkena dampak bencana,”jelas dia.
Kondisi Korban
Kasi Pelayanan Medis RSUD KHZ Musthafa, dr. Sudaryan, menyampaikan kondisi para korban. Dua anak, Nadia dan Abizar, sudah tertangani dan mengalami luka di kepala.
Sementara itu, Sinta sedang dalam tindakan operasi karena mengalami luka di wajah dan kepala yang dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi,” ungkapnya.***
Editor : Gerry
Sumber Berita : Moh Asep/ Humas Polda Jabar






