Aksi Kekerasan di Tanjungsari Bogor: Pelaku Bertambah Jadi 3 Orang, Korban Akan Buat Laporan Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Onen (korban) masih menjalani perawatan di RSUD Cileungsi karena mengalami luka di bagian kepala dan badan. 

Onen (korban) masih menjalani perawatan di RSUD Cileungsi karena mengalami luka di bagian kepala dan badan. 

 

Deltanusantara.com – Aksi kekerasan (main hakim sendiri) masih kerap terjadi di negeri ini, Seperti pada kejadian kali ini kasus pemukulan terhadap korban bernama Onen

Peristiwa tersebut terjadi di Tanjungsari, Kabupaten Bogor, pada Senin, 12 Mei 2025, sekitar pukul 19:30 WIB.

Korban seorang pemuda bernama Onen menjadi sasaran kekerasan setelah tidak menyanggupi permintaan wanita penghibur dari pelaku bernama Joni

Baca Juga:  619 Personel Gabungan Amankan Dua Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Hari Ini

Diketahui Joni yang sudah terpengaruh minuman keras kemudian melakukan pemukulan bersama dua anak buahnya.

Saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian, CP, membenarkan adanya pemukulan tersebut.

“Benar ada kejadian pemukulan yang dilakukan lebih dari 2 orang,” ujarnya.

Saat ini, Onen (korban) masih menjalani perawatan di RSUD Cileungsi karena mengalami luka di bagian kepala dan badan.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2025, Kapolda Jabar: Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di Masyarakat

Korban berencana akan melaporan atas peristiwa yang menimpanya ke Polsek Tanjungsari untuk memproses para pelaku secara hukum.

John Gilbert, salah seorang tokoh yang membantu korban, menyatakan bahwa premanisme harus diberantas karena meresahkan masyarakat.

“Premanisme itu kan penyakit sosial ya, jadi harus dibasmi, apalagi arahan Kapolri sudah sangat jelas preman yang sudah meresahkan masyarakat harus ditindak,” katanya saat ditemui wartawan pada Minggu, 18 Mei 2025.

Baca Juga:  Wakapolda Jabar Hadiri Pelantikan serta Sertijab Rektor Universitas Langlangbuana Periode 2024-2029

Korban meminta bantuan John Gilbert dan tim untuk mendampingi dan mengawal masalah ini hingga selesai.

Dengan bantuan ini, diharapkan kasus pemukulan dapat ditangani secara efektif dan para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Moh Asep

Editor : Gerry

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru