Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas).

Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas).

 

DN.com – Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas). Selasa (25/8/2026).

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menyebut persoalan teknis dan sulitnya akses pembiayaan menjadi sejumlah faktor utama yang membuat pengemudi ojol masih enggan beralih.

Managing Director Industrialization Danantara Indonesia Ardy Muawin mengatakan, persoalan teknis pada motor listrik, seperti tenaga yang kurang optimal saat digunakan di tanjakan dan daya baterai yang terbatas, sebelumnya menjadi salah satu kendala utama.

Namun, menurut Ardy, persoalan teknis tersebut kini mulai dapat diatasi oleh para produsen.

Baca Juga:  Bicara di KTT G20, Prabowo Ungkap Strategi Indonesia dalam Mengentaskan Kelaparan dan Kemiskinan

Tantangan lainnya berasal dari sisi pembiayaan. Berdasarkan laporan Grab, banyak mitra pengemudi mengalami kesulitan memperoleh fasilitas kredit karena terkendala verifikasi melalui BI Checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Padahal, pengemudi yang memiliki kinerja baik dan aktif bekerja setiap hari dinilai memiliki risiko kredit yang relatif rendah.

Danantara menilai risiko tersebut dapat ditekan melalui skema cicilan harian serta sistem penonaktifan kendaraan secara otomatis apabila terjadi tunggakan pembayaran.

“Credit risk-nya bisa kita turunkan, sehingga harapannya cost of money bisa rendah, sehingga kita akan men-stimulate demand dari sisi teman-teman konsumen,” ujar Ardy.

Baca Juga:  Langkah Polri Gelar Training Of Trainer untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Karakter Anggota

Persoalan semakin kompleks karena tingginya suku bunga kredit sepeda motor. Saat ini, bunga kredit sepeda motor disebut dapat mencapai 30 hingga 40 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kredit mobil yang berada di kisaran 12 persen.

Beban konsumen juga semakin besar karena sejumlah diler cenderung memprioritaskan penjualan melalui skema kredit untuk mengejar bonus penjualan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Danantara menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyusun skema pembiayaan baru.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Penambangan Ilegal Kabur Saat Melihat Kang Dedi Mulyadi

Langkah ini diharapkan dapat membuat harga dan cicilan motor listrik lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojol.

Di sisi lain, penggunaan motor listrik dinilai justru dapat memberikan keuntungan bagi pengemudi ojol.

Berdasarkan riset Danantara, penggunaan motor listrik berpotensi memangkas biaya operasional harian sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu dibandingkan motor berbahan bakar bensin.

Jika dihitung selama 25 hari kerja, penghematan tersebut dapat mencapai sekitar Rp500 ribu per bulan.
“That’s a lot of money buat teman-teman itu,” kata Ardy.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

OJK Dalami Pemblokiran Rekening Koordinator AMPB, Tegaskan Bersifat Sementara
Ahli Hukum Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Tetap Sah Meski Tak Ditandatangani Direktur Penyidikan
Forum Komunikasi Rakyat Pati Soroti RUU Perampasan Aset, Ini Respons Komisi III DPR RI
Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar Digerebek di Tangsel, Beroperasi Sejak Maret
Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp100 Triliun, DPR Soroti Kesejahteraan Guru
KPK Ungkap Peran Guru dalam Dugaan Jual Beli Kursi Mahasiswa Unsoed
Fahri Hamzah: Kekuasaan Tanpa Ilmu Berbahaya, Indonesia Butuh Pemimpin Berwawasan di Era AI
Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Turbo Dipangkas Rp1.000

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:00 WIB

OJK Dalami Pemblokiran Rekening Koordinator AMPB, Tegaskan Bersifat Sementara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Forum Komunikasi Rakyat Pati Soroti RUU Perampasan Aset, Ini Respons Komisi III DPR RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar Digerebek di Tangsel, Beroperasi Sejak Maret

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp100 Triliun, DPR Soroti Kesejahteraan Guru

Berita Terbaru

Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas).

Nasional

Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:51 WIB