DN.com – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menurutnya, Polri terus menunjukkan komitmen dalam melakukan reformasi internal secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dedi mengatakan, Polri merupakan salah satu institusi yang paling sering mendapat sorotan dan kritik dari masyarakat.
Baca Juga:
Terbongkar! Sindikat Lowongan Kerja Palsu di Jabar Raup Rp801 Juta, Otaknya Kabur ke Kamboja
Pemkab Sumedang Verifikasi Status Lahan Sebelum Tertibkan PKL dan Bangunan Liar
Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG Subsidi, Ini 3 Fakta Penting yang Perlu Diketahui
Hal itu dinilainya wajar karena tugas kepolisian bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, baik dalam memberikan pelayanan maupun menjaga keamanan dan ketertiban.
“Polri merupakan institusi yang paling sering dikritik karena tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Namun saya melihat Polri sangat sabar menghadapi berbagai dinamika dan kritik tersebut. Mereka terus melakukan perbaikan dan reformasi di internal,” ujar Dedi saat menghadiri peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Menurut Dedi, hasil dari konsistensi pembenahan internal itu tercermin dari meningkatnya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri, sebagaimana dirilis dalam survei Litbang Kompas.
Baca Juga:
Blunder Ao Tanaka Jadi Petaka, Jepang Tersingkir Dramatis Usai Dikalahkan Brasil
Dedi Mulyadi Buka Jalan Guru Belajar di Inggris, 10 Siswa Maung Dapat Beasiswa Kuliah Penuh
Capaian tersebut dinilainya menjadi indikator bahwa reformasi di tubuh Polri berjalan secara terukur dan berkesinambungan.
Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi mengaku merasakan langsung manfaat dari komunikasi yang baik dengan jajaran kepolisian, khususnya Kapolda Jawa Barat, Komjen Pol. Rudi Setiawan.
Ia menuturkan, berbagai aduan masyarakat mengenai gangguan keamanan dan ketertiban, seperti aksi premanisme, balap liar, geng motor, hingga tawuran, kerap diterimanya secara langsung.
“Ketika ada laporan dari masyarakat, seperti ibu-ibu yang menjadi korban pemalakan, balap liar, geng motor, atau tawuran, biasanya saya langsung meneruskan informasi tersebut melalui WhatsApp kepada Pak Kapolda Jabar,” ungkapnya.
Baca Juga:
Kapolda Jabar Rudi Setiawan Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol
Balik Nama Kendaraan Kini Lebih Mudah dan Murah, Tak Perlu Lagi Pinjam KTP Pemilik Lama
Menurut Dedi, respons dari jajaran Polda Jawa Barat sangat cepat. Tidak lama setelah laporan disampaikan, personel di lapangan langsung bergerak menindaklanjuti dan mengambil tindakan terhadap para pelaku.
Meski memberikan apresiasi atas kinerja Polri, Dedi mengingatkan agar seluruh jajaran kepolisian tidak cepat berpuas diri dengan tingginya tingkat kepuasan publik yang diraih saat ini.
Ia berharap hasil positif tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperbaiki pelayanan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
“Harapan saya, Polri jangan pernah berpuas diri dengan capaian saat ini. Anggaplah masih banyak yang harus diperbaiki, sehingga semangat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Dengan begitu, masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, dapat semakin merasa aman, nyaman, dan puas terhadap pelayanan Polri,” pungkasnya.***
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Moh. Asep






