Menkeu Ungkap Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 T ‘Kecolongan’, Sistem Disebut Bermasalah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan sekitar 25 ribu unit motor listrik impor mencapai Rp1,05 triliun.

Pengadaan sekitar 25 ribu unit motor listrik impor mencapai Rp1,05 triliun.

DN.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya anggaran pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut “kecolongan”.

Nilai anggaran tersebut mencapai Rp1,05 triliun untuk pengadaan sekitar 25 ribu unit motor listrik impor. Dikutip Sabtu (9/5/2026).

Purbaya mengaku sebelumnya telah menolak rencana pengadaan tersebut pada tahun lalu.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya: Danantara Harus Bekerja Profesional Agar Menjadi Entitas Swasta 

Namun, anggaran itu tetap muncul dalam sistem, yang diduga terkait dengan masalah pada perangkat lunak di Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.

Menurutnya, sistem tersebut kini tengah diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan pengawasan dalam proses penganggaran.

Purbaya menegaskan ke depan seluruh anggaran akan diawasi lebih ketat, termasuk yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:  Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik merupakan bagian dari rencana anggaran tahun 2025.

Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menyebutkan realisasi pengadaan motor listrik telah mencapai lebih dari 21 ribu unit, dengan proses distribusi dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.

Baca Juga:  Kemenag Tak Lagi Urus Haji, Kini Fokus Layanan dan Pendidikan Keagamaan

Dadan menegaskan, pengadaan tersebut memang dirancang untuk menunjang kelancaran operasional program di lapangan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru