Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa via WhatsApp, Bapenda Jabar Dorong Kepatuhan Tanpa Antre

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapenda memperluas kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan menghadirkan layanan digital berbasis chatbot WhatsApp serta integrasi e-Samsat dalam aplikasi DIGI by Bank BJB.

Bapenda memperluas kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan menghadirkan layanan digital berbasis chatbot WhatsApp serta integrasi e-Samsat dalam aplikasi DIGI by Bank BJB.

 

DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperluas kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan menghadirkan layanan digital berbasis chatbot WhatsApp serta integrasi e-Samsat dalam aplikasi DIGI by Bank BJB. Rabu (6/5/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital layanan publik sekaligus strategi meningkatkan kepatuhan wajib pajak di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, tanpa harus bergantung pada layanan tatap muka di kantor Samsat.

Kepala Bapenda Jawa Barat, Asep Supriatna, mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mobilitas tinggi yang menginginkan layanan cepat, mudah, dan praktis.

Baca Juga:  Ayo Daftar! Tahun 2025, TNI AD Rekrutmen Tamtama PK Terbuka Bagi Lulusan SMA/SMK Sederajat

“Mulai 1 Mei 2026, pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor sudah bisa dilakukan melalui chatbot WhatsApp Bapenda Jabar.

Layanan ini kami hadirkan agar prosesnya lebih praktis dan transparan,” ujarnya, pada Selasa (5/5/2026).

Melalui layanan WhatsApp, wajib pajak dapat mengakses berbagai fitur yang terintegrasi dengan layanan Sapa Warga, mulai dari pengecekan data kendaraan hingga memperoleh kode bayar hanya dalam hitungan menit.

Pengguna cukup menghubungi nomor resmi Bapenda Jabar, lalu memasukkan nomor polisi kendaraan dan NIK untuk proses verifikasi.

Baca Juga:  Roy Suryo dan 7 Orang Lainnya Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Setelah kode bayar diterbitkan, pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai kanal, seperti ATM, mobile banking, e-commerce, hingga dompet digital.

Skema ini diharapkan mampu memperluas akses pembayaran sekaligus mengurangi hambatan administratif.

Selain itu, nasabah Bank BJB juga dapat memanfaatkan fitur e-Samsat pada aplikasi DIGI dengan proses yang sepenuhnya digital.

Wajib pajak hanya perlu memasukkan nomor polisi dan lima digit terakhir nomor rangka kendaraan, kemudian menyelesaikan transaksi menggunakan PIN.

Bukti pembayaran elektronik yang dihasilkan dapat disimpan sebagai arsip resmi.

Asep menilai, kemudahan akses ini berpotensi meningkatkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang selama ini menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  BGN Hormati Putusan MK, Sudaryono: Siap Jalankan Program MBG dengan Skema Anggaran Baru

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setelah melakukan pembayaran secara elektronik, wajib pajak tetap harus melakukan pengesahan STNK di kantor Samsat, Samsat Outlet, atau layanan Samsat Keliling dengan menunjukkan bukti pembayaran.

Dengan digitalisasi layanan ini, Bapenda Jabar berharap tingkat kepatuhan masyarakat terus meningkat seiring kemudahan proses pembayaran yang kini dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja, sekaligus memperkuat penerimaan daerah secara berkelanjutan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

Berita Terbaru