Dedi Mulyadi Perluas Beasiswa Sekolah Industri, Dorong Lahirnya Kelas Menengah Baru di Jabar

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi (KDM) kini fokus membuka peluang bagi siswa dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri.

Dedi Mulyadi (KDM) kini fokus membuka peluang bagi siswa dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri.

DN.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus menghadirkan terobosan kebijakan guna mendorong kesetaraan ekonomi bagi masyarakat. Senin (27/4/2026).

Salah satu langkah terbarunya adalah memperluas akses pendidikan bagi warga dari kalangan ekonomi kurang mampu.

Pria yang akrab disapa KDM tersebut kini fokus membuka peluang bagi siswa dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri.

Kebijakan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus upaya memutus rantai kemiskinan di Jawa Barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah merancang skema beasiswa sebagai bagian dari kebijakan tersebut.

Program ini bertujuan menciptakan kesempatan yang lebih merata, khususnya bagi siswa berprestasi yang selama ini terkendala akses untuk masuk ke sekolah industri unggulan.

“Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat melalui sekolah-sekolah industri unggulan.

Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ,” ujar Dedi.

Saat ini, Pemprov Jabar telah memberikan beasiswa kepada sekitar 100 siswa. Ke depan, jumlah penerima akan diperluas hingga mencapai 800 siswa, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.

Dedi menegaskan, kebijakan ini diharapkan membuka peluang kerja bagi lulusan untuk masuk ke perusahaan besar, sehingga berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di daerah.

Langkah tersebut juga mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha. Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik, menilai kebijakan ini tidak hanya membantu mengurangi kemiskinan, tetapi juga memperkuat daya saing industri di Jawa Barat.

Menurutnya, program ini akan melahirkan tenaga kerja profesional dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

“Fokusnya adalah menciptakan sumber daya manusia berkualitas melalui sekolah gratis bagi siswa berprestasi, yang nantinya dapat menjadi talenta unggul bagi dunia usaha,” ujarnya.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan dan industri yang saling terhubung, sekaligus mempercepat terwujudnya pemerataan ekonomi di wilayah tersebut.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kirab Mahkota Binokasih Semarakkan Milangkala Tatar Sunda 2026 di Sumedang
MTs Tanjungsiang Gelar Turnamen Voli Antar SD/MI, di Milad ke-58
Smaneta Volleyball Championship 2026 SMAN 1 Tanjungsiang: Ajang Bergengsi Cetak Atlet Voli Muda Berprestasi
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:36 WIB

Dedi Mulyadi Perluas Beasiswa Sekolah Industri, Dorong Lahirnya Kelas Menengah Baru di Jabar

Senin, 27 April 2026 - 17:42 WIB

Kirab Mahkota Binokasih Semarakkan Milangkala Tatar Sunda 2026 di Sumedang

Senin, 27 April 2026 - 12:31 WIB

MTs Tanjungsiang Gelar Turnamen Voli Antar SD/MI, di Milad ke-58

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan

Berita Terbaru