Wali Kota Bandung Belajar dari Kabupaten Banyumas dalam Pengelolaan Sampah 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bandung terus belajar dan berbenah dalam pengelolaan sampah dengan mencontoh daerah yang dinilai berhasil, salah satunya Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pemerintah Kota Bandung terus belajar dan berbenah dalam pengelolaan sampah dengan mencontoh daerah yang dinilai berhasil, salah satunya Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

 

DN.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung terus belajar dan berbenah dalam pengelolaan sampah dengan mencontoh daerah yang dinilai berhasil, salah satunya Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Rabu (4/2/2026).

Farhan menekankan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan dengan satu solusi tunggal, karena karakteristik dan variabel sampah yang sangat beragam.

” Tidak ada istilah one fix for all (satu perbaikan untuk semua) dalam pengelolaan sampah. Sampah itu variabelnya paling banyak, sehingga penanganannya harus spesifik,” katanya.

Baca Juga:  Sukses Kurangi Ritasi Sampah, Pj Wali Kota Bandung Apresiasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat

Farhan mencontohkan sampah dari makanan tradisional, seperti lemper, yang menghasilkan beberapa jenis sampah sekaligus, mulai dari sisa makanan, limbah organik daun pisang, hingga plastik dan kertas pembungkus, yang masing-masing membutuhkan penanganan berbeda.

Kota Bandung saat ini memproduksi lebih dari 1.500 ton sampah per hari, namun berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 22 persen, sehingga masih jauh dari target ideal.

Baca Juga:  TP.PKK Kecamatan Kertasemaya Bagikan Takzil Kepada Masyakatat dan Penguna Jalan

Sebagai upaya percepatan, Pemkot Bandung meluncurkan program Gaslah pada 26 Januari 2026, yakni penempatan satu petugas pemilah dan pengelola sampah di setiap RW.

Farhan mengapresiasi dukungan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kantor Staf Presiden dalam penguatan fasilitas, termasuk pengadaan Refuse Derived Fuel (RDF).

Ia juga menilai Kabupaten Banyumas sebagai salah satu benchmark terbaik pengelolaan sampah di Indonesia karena mampu mengelola sekitar 78 persen sampah yang dihasilkan.

Baca Juga:  Berikut Ini Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Polres Subang Terbaru

“Kami masih punya masalah dan harus banyak belajar. Kami sudah menerima surat yang sangat jelas dari Kementerian Lingkungan Hidup berisi patokan dan parameter kuantitatif pengelolaan sampah yang harus kami kejar,” katanya.

Farhan berharap kunjungan bersama tujuh camat dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung ke Banyumas dapat menjadi sarana pembelajaran manajemen sampah perkotaan yang efektif dan efisien.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru