DN.com – Gempa bumi dengan magnitudo 2,8 mengguncang wilayah Subang, Jawa Barat, yang terjadi pada Kamis (5/2/2026).
Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan bahwa gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Sabtu (7/2/2026)
“Gempa bumi ini memiliki magnitudo 2,8 dan dirasakan di wilayah Kecamatan Kasomalang, dan Ciater,” kata Teguh.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Getaran gempa bumi dirasakan beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Namun, hingga pukul 17:20 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Teguh menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, namun tidak perlu panik.
“Kami akan terus memantau situasi dan memberikan informasi jika ada perkembangan lebih lanjut,” katanya.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Perlu diketahui bahwa, gempa tersebut juga dirasakan oleh warga Kecamatan Cisalak, dirangkum dari berbagai sumber di Cisalak getaran gempa mengagetkan masyarakat dan sedikit panik, namun getaran gempa tersebut hanya berlangsung beberapa detik saja.
Berikut detail gempa bumi:
– Magnitudo: 2,8
– Jenis gempa: Dangkal akibat aktivitas sesar aktif
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
– Lokasi: Kasomalang, Ciater, dan Cisalak
– Waktu: Kamis (5/2/2026)
– Gempa susulan: Belum ada.***
Penulis : Redaksi






