Deltanusantara.com – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bangkalan setelah enam santri dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di area Bukit Jaddih pada Kamis, 20 November 2025.
Peristiwa tragis ini terjadi saat para santri sedang berlatih di sekitar area perbukitan.
Kronologi Kejadian
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Salah seorang santri dilaporkan menghilang, yang kemudian memicu teman-temannya untuk mencari. Pencarian berujung di sebuah danau bekas urukan, di mana santri yang hilang tersebut ditemukan sedang berenang.
Nahasnya, upaya saling membantu untuk menyelamatkan teman yang tenggelam justru mengakibatkan kelimanya ikut tenggelam.
Identitas Korban
Berikut adalah identitas korban meninggal dunia:
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
1. Louvin Al-Baru Suhara (SD)
2. Salman Al-Farisi (SD, Surabaya, 27 Maret 2017)
3. Rosyid Ainul Yakin (SD)
4. Reynand Azka Mahardika (SD, Surabaya, 15 November 2016)
5. Moh. Nasiruddin Adrai (SD, Sidoarjo, 9 Maret 2017)
6. Muhammad Akhtar Muzain Ainul Izzi (SD)
Pengasuh Pondok Mengalami Syok Berat
Seorang pengasuh pondok pesantren dilaporkan mengalami syok berat akibat kejadian ini dan harus dirujuk ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Investigasi dan Harapan Masyarakat
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Pihak berwenang setempat masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian ini.
Sementara itu, masyarakat Bangkalan serta pihak keluarga korban dan keluarga yang ditinggalkan berharap agar pihak kepolisian sesegera mungkin peristiwa ini dapat segera terpecahkan.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






