Deltanusantara.com – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bangkalan setelah enam santri dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di area Bukit Jaddih pada Kamis, 20 November 2025.
Peristiwa tragis ini terjadi saat para santri sedang berlatih di sekitar area perbukitan.
Kronologi Kejadian
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Salah seorang santri dilaporkan menghilang, yang kemudian memicu teman-temannya untuk mencari. Pencarian berujung di sebuah danau bekas urukan, di mana santri yang hilang tersebut ditemukan sedang berenang.
Nahasnya, upaya saling membantu untuk menyelamatkan teman yang tenggelam justru mengakibatkan kelimanya ikut tenggelam.
Identitas Korban
Berikut adalah identitas korban meninggal dunia:
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
1. Louvin Al-Baru Suhara (SD)
2. Salman Al-Farisi (SD, Surabaya, 27 Maret 2017)
3. Rosyid Ainul Yakin (SD)
4. Reynand Azka Mahardika (SD, Surabaya, 15 November 2016)
5. Moh. Nasiruddin Adrai (SD, Sidoarjo, 9 Maret 2017)
6. Muhammad Akhtar Muzain Ainul Izzi (SD)
Pengasuh Pondok Mengalami Syok Berat
Seorang pengasuh pondok pesantren dilaporkan mengalami syok berat akibat kejadian ini dan harus dirujuk ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Investigasi dan Harapan Masyarakat
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Pihak berwenang setempat masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian ini.
Sementara itu, masyarakat Bangkalan serta pihak keluarga korban dan keluarga yang ditinggalkan berharap agar pihak kepolisian sesegera mungkin peristiwa ini dapat segera terpecahkan.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






