Deltanusantara.com – Upaya pencarian dan penanganan terhadap korban hanyut terbawa banjir bandang yang terjadi di Kampung Citeko RT 03/01 Desa Citeko Kecamatan Cisarua terus dilakukan. Senin (3/3/2025).
Tim SAR, TNI dengan melibatkan 60 personel dari Brimob Resimen dan Brimob Polda Jabar terus melakukan penanganan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa pada hari Minggu (2/3/ 2025) sejak sore hari di Wilayah Kec. Cisarua mengalami curah hujan yang cukup tinggi.
Banjir pun tidak bisa terelakan, luapan air menerjang Kp. Citeko RT 03/01 Desa Citeko Kecamatan Cisarua.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Seorang warga Asep Mulyana 55 tahun, pada saat itu dirinya bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah, namun karena posisi rumah berada di bibir sungai sehingga saat arus deras, rumah berikut korban tersapu arus yang cukup deras.
“Anggota keluarganya dapat terselamatkan namun untuk Asep Mulyana terbawa arus,” ujarnya.
Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan maka pencarian dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 3 Maret 2025,
Selanjutnya pada jam 07.00 WIB dilakukan upaya Pencarian oleh tim gabungan (Brimob, BPBD, Damkar, dan Relawan) korban ditemukan pada jam 10.00.WIB disekitaran Bendungan Ciawi Kec. Megamendung.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Pada saat ditemukan korban tertutup lumpur dan sudah meninggal dunia. Tim Gabungan dan masyarakat, membawa jenasah korban yang telah dievakuasi ke RSUD Ciawi Bogor,”ucapnya.
Selanjutnya Korban dibawa ke Rumah Duka di Kp. Citeko Desa Citeko Kecamatan Cisarua untuk dilakukan pemakamam dan selanjutnya giat Pencarian (SAR) ditutup jam 11.00 WIB.
Jules menyebutkan Polda Jabar telah mengerahkan kurang lebih 60 personel dari Brimob Resimen dan Brimob untuk membantu penanganan serta pencarian korban banjir dan tanah longsor.
“Untuk penanganan korban banjir dan tanah longsor serta jembatan putus maka Polda Jabar dan Polres Bogor berkoordinasi serta melakukan komunikasi intensif dengan berbagai unsur terkait seperti BPBD, Damkar, dan Relawan,”kata Jules Abraham.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Selain itu Penanganan bencana banjir saat ini fokus terhadap penanganan korban yang terdampak banjir diantaranya membantu masyarakat yang trauma serta mendirikan posko.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Moh Asep
Editor : Gerry
Sumber Berita : Humas Polda Jabar






