Deltanusantara.com – Upaya pencarian dan penanganan terhadap korban hanyut terbawa banjir bandang yang terjadi di Kampung Citeko RT 03/01 Desa Citeko Kecamatan Cisarua terus dilakukan. Senin (3/3/2025).
Tim SAR, TNI dengan melibatkan 60 personel dari Brimob Resimen dan Brimob Polda Jabar terus melakukan penanganan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa pada hari Minggu (2/3/ 2025) sejak sore hari di Wilayah Kec. Cisarua mengalami curah hujan yang cukup tinggi.
Banjir pun tidak bisa terelakan, luapan air menerjang Kp. Citeko RT 03/01 Desa Citeko Kecamatan Cisarua.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Seorang warga Asep Mulyana 55 tahun, pada saat itu dirinya bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah, namun karena posisi rumah berada di bibir sungai sehingga saat arus deras, rumah berikut korban tersapu arus yang cukup deras.
“Anggota keluarganya dapat terselamatkan namun untuk Asep Mulyana terbawa arus,” ujarnya.
Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan maka pencarian dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 3 Maret 2025,
Selanjutnya pada jam 07.00 WIB dilakukan upaya Pencarian oleh tim gabungan (Brimob, BPBD, Damkar, dan Relawan) korban ditemukan pada jam 10.00.WIB disekitaran Bendungan Ciawi Kec. Megamendung.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Pada saat ditemukan korban tertutup lumpur dan sudah meninggal dunia. Tim Gabungan dan masyarakat, membawa jenasah korban yang telah dievakuasi ke RSUD Ciawi Bogor,”ucapnya.
Selanjutnya Korban dibawa ke Rumah Duka di Kp. Citeko Desa Citeko Kecamatan Cisarua untuk dilakukan pemakamam dan selanjutnya giat Pencarian (SAR) ditutup jam 11.00 WIB.
Jules menyebutkan Polda Jabar telah mengerahkan kurang lebih 60 personel dari Brimob Resimen dan Brimob untuk membantu penanganan serta pencarian korban banjir dan tanah longsor.
“Untuk penanganan korban banjir dan tanah longsor serta jembatan putus maka Polda Jabar dan Polres Bogor berkoordinasi serta melakukan komunikasi intensif dengan berbagai unsur terkait seperti BPBD, Damkar, dan Relawan,”kata Jules Abraham.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Selain itu Penanganan bencana banjir saat ini fokus terhadap penanganan korban yang terdampak banjir diantaranya membantu masyarakat yang trauma serta mendirikan posko.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Moh Asep
Editor : Gerry
Sumber Berita : Humas Polda Jabar






